!-- Leverage Chaching Fixed --> Writer Talk: Mencari Ide Menulis Cerita Lewat Media Sosial - Small Things, Kecil Tapi Penting

Writer Talk: Mencari Ide Menulis Cerita Lewat Media Sosial

Writer Talk: Mencari Ide Menulis Cerita
Lewat Media Sosial. Dear Temans, Media sosial sudah menjadi bagian keseharian kita. Rasanya sudah jadi pemandangan umum orang menekuri ponsel dan membuka akun sosial media mereka.

Writer Talk: Mencari Ide Menulis Cerita   Lewat Media Sosial
Writer Talk: Mencari Ide Menulis Cerita
Lewat Media Sosial
Tak jarang, kita janjian bertemu teman di sebuah kafe dan bukannya mengobrol, masing-masing sibuk dengan gawainya. Duh.

Media sosial kerap dijadikan kambing hitam berbagai persoalan. Ia penyebab orang bertengkar, anak malas belajar, tidak mau bersosialisasi dan lainnya.

Menurut data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet (APJII), pada 2018 tercatat ada lebih dari 143 juta pengguna internet di Indonesia. Sekitar 66 persen dari total pengguna internet itu berasal dari generasi milenial (Inews.id, 21 November 2018). Tahu tidak, 70% pengguna tersebut menggunakannya untuk bermedsos.

Sebenarnya sayang banget, karena penggunaan internet tak hanya sekadar medsos. Kita bisa memanfaatkannya untuk mencari ilmu, belajar hal baru, meriset, dan banyak lagi.

Writer Talk: Mencari Ide Menulis Cerita   Lewat Media Sosial
Mencari ide lewat media sosial

Ya, Selalu ada dua sisi dari suatu hal. Menggunakan media sosial tak melulu jelek. Jika memanfaatkannya untuk hal positif, maka akan mendapat keuntungan. Jika kita bijak memanfaatkannya, maka kebaikan yang kita dapat.

Di media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram kita bisa bersilaturahmi dengan teman lama, membangun jejaring, berjualan, mendapatkan informasi dan banyak lagi.

Sebagai seorang penulis buku, media sosial juga aku manfaatkan untuk mencari ide menulis. Biasanya aku menjelajah media sosialku dan membaca status atau postingan teman atau orang yang kufollow akunnya.

Walaupun banyak yang bilang Facebook tidak hits dan mulai ditinggalkan penggunanya, tetapi tetap saja Facebook paling meriah.

Ya, Facebook selalu paling dramatis sih. Kegalauan seorang anak SMA dengan sikap pacarnya, keluhan istri tentang kerempongannya di rumah, hingga ocehan karyawati yang bosan kerja di kantornya saat ini. Komplet! Fix, Status galau di Facebook sering menjadi ideku untuk menulis cerita. Hehe.

Writer Talk: Mencari Ide Menulis Cerita   Lewat Media Sosial
Ide datang dari mana saja
kejar di medsos

Hm, jika aku sedang menulis naskah buku, dan merasa idenya mentok atau masih kurang bahan, biasanya aku pasang nih status di Facebook dan Twitter. Seperti saat sedang menulis buku 4G Guru Gaul Guru Galau yang diterbitkan Tiga Serangkai.

Gaes, punya cerita berkesan tentang guru yang galak nggak? Share dong..

Wah, langsung brudul deh komentarnya. Pengalamannya seru-seru. Alhamdulillah, bisa kujadikan ide cerita untuk bukuku.

Atau ketika aku kebingungan mencari narasumber untuk artikel pejuang literasi yang akan kutulis. Ceritanya, aku ingin mengikuti lomba feature tingkat nasional yang diadakan Kemdikbud 2017 lalu. Walhasil aku pasang status Facebook.

Teman, Ada nggak ya, guru yang juga bergiat dalam kegiatan literasi? Punya kenalan yang menginspirasi?

Alhamdulillah, tak lama aku mendapatkan beberapa kandidat guru SD untuk dijadikan narasumber. Jadilah tulisan yang kurencanakan dan menjadi juara dua lomba feature. Pengalaman manis banget.

So, bagi kalian blogger atau penulis, manfaatkan media sosial kalian untuk mencari ide cerita. Ide datang dari mana saja. Termasuk media sosial. Selamat menulis!

Sumber Foto:
www.pexels.com





9 comments:

  1. Sama mbak. Aku juga sering dapat ide tulisan artikel dari media sosial. Obrolan masalah-masalah di media sosial kerap jadi ide tulisan baru. Tapi menurut saya ini adalah salah satu dampak positif dari sering menulis, yang mana kita jadi lebih sensitif terhadap sesuatu yang mungkin dipandang orang lain biasa, tetapi bagi kita itu bisa jadi ide tulisan yang berharga. :D

    ReplyDelete
  2. Betul,media sosial bisa memberikan banyak inspirasi ya mbak Dedew...

    ReplyDelete
  3. Ini yang sedang kubenahi mbak terhadap media sosial yang aku punya.. semoga semakin kesini bisa lebih bijak lagi dalam bermedia sosial.

    ReplyDelete
  4. Aku juga sama mbak.. kadang ide muncul pas lagi scrool instagram atau fb. Xixixixi

    ReplyDelete
  5. Hehehe iya tergantung gmn kita manfaatinnya ya

    ReplyDelete
  6. Asal bisa memanfaatkan dengan baik ya Mba, nggak kena dampak buruknya. Kena sih, lupa waktu kalo aku. Wkwkwkwk

    ReplyDelete
  7. Saya pertama kali pakai fbbuat galau2an. Sekarang lebih bijak dan memang lumayan buat hasilin banyak ide

    ReplyDelete
  8. Benar sekali mba dew, terkadang ide mau nge-blog itu ibarat sinyal nyut-nyutan jadi memang nyari ide lewat sosmed nah di sosmedlah biasanya ide muncul. karena rata2 generasi sekarang hampir hari-harinya penuh dnegan sosial media.. eits, sosial media juga buat ladang nyari ilmu bahkan uang lho heheh benar nggk mba dew?

    ReplyDelete
  9. Ingat fb, namany kadang membuat geli. Lalalapingindicayang dan sebangsanya. Tapi memang fb paling meriah

    ReplyDelete

Yang Sering Dibaca

Recent

recentposts