Kenal Lebih Dekat dengan Marcus Gideon dan Gideon Badminton Academy

Dear Teman,

Bulutangkis adalah olahraga kegemaran sejuta umat di Indonesia selain sepakbola. Apakah kalian adalah penggemar olahraga bulutangkis? apakah kamu salah satu pendukung berat pebulutangkis Indonesia saat berlaga di luar negeri? 

Aku membaca sebuah kutipan menggelitik di sebuah topi suvenir resmi Indonesia Open 2022 milik Nailah, isinya begini:

Marcus Gideon (Foto: Tatler Asia) 

Badminton has been the pride and joy of Indonesia. it has become a part of our national identity. It is the one sport that unites all the diversities we have. when you say badminton. you say Indonesia. Betul banget, ya? 

Hehe, putriku Nailah selain suka menulis, juga penggemar berat olahraga tepok bulu ini. Ia bergabung di klub penggemar PBSI dan rela begadang demi mendukung idolanya berlaga di sebuah kompetisi internasional. Salah satu idola Nailah adalah Marcus Gideon.

Baca Juga: Guru Teladan, Galih Suci

Duh, Siapa yang tidak kenal dengan Marcus Fernaldi Gideon atau lebih dikenal Marcus Gideon? Pebulutangkis kelahiran Jakarta 09 Maret 1991 menjadi pemain peringkat satu dunia bersama Kevin Sanjaya di kategori Ganda Putra. Hebatnya lagi, keduanya telah menduduki peringkat satu dunia ini sejak tahun 2017, lho!

Prestasi Marcus Gideon bersama Kevin Sanjaya, rekannya memang tidak main-main. Keduanya telah meraih gelar juara Indonesia Open 2020, hingga All England 2017 dan 2018. Serta sederet gelar bergengsi lainnya. Walaupun sudah malang-melintang di dunia bulutangkis, Marcus dan Kevin tetap fokus berlatih untuk meraih prestasi demi membanggakan Indonesia.

Tak hanya itu, Marcus yang beristrikan dokter Agnes Amelinda ini pada Oktober 2020 membuka akademi bulutangkis Gideon Badminton Academy yang berlokasi di Gedung Gideon Badminton Hall Gunung Putri, Bogor. Tepatnya di alan Swada Pabuaran No. 1, Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Bogor.

Akademi sekaligus badminton hall ini didirikan untuk mewujudkan impian ayahnya sejak dulu sekaligus memperkenalkan bulutangkis pada masyarakat Indonesia. Seperti yang sudah kita ketahui, ayah Marcus Gideon Kurniahu Gideon adalah mantan atlet bulutangkis dan juga telah menjadi pelatih bulutangkis legendaris Indonesia. Ia telah melatih banyak pemain kawakan Indonesia diantaranya Rexy Mainaky dan Nova Widianto. Keren ya!

Baca Juga: Pelindung Buah-Buahan Langka Kalimantan

Gedung ini tak hanya menjadi tempat masyarakat umum berlatih. Tapi, di sinilah para bibit muda calon atlet bulutangkis ditempa kemampuannya.  Gideon Badminton Hall memiliki 10 lapangan bulutangkis berkualitas internasional. Tak tanggung-tanggung, ia juga menggandeng pemain bulutangkis legendaris Pia Zubaedah dan banyak pemain hebat lainnya untuk melatih para murid akademinya. Ada yang berminat mendaftarkan buah hatinya di akademi keren ini?

Awal tahun ini, Indihome yang peduli pada perkembangan olahraga bulutangkis Indonesia, menggandeng Gideon Badminton Academy dalam ajang kompetisi tingkat nasional Indihome Gideon Badminton Academy yang harapannya akan membantu anak-anak Indonesia berbakat untuk meraih impiannya sebagai atlet bulutangkis tingkat dunia. Setelah seleksi yang ketat dari 50 seminfinalis, terpilihlah 12 anak yang meraih beasiswa IGBA di akademi ini selama satu tahun.

Indihome Gideon Badminton Academy
Para murid Indihome Gideon Badminton Academy meraih juara 

Walaupun akademi ini baru berusia seumur jagung, ternyata sudah meraih prestasi membanggakan. Para siswa Gideon Badminton Academy berhasil menyisihkan para peserta yang lolos kualifikasi dari berbagai klub bulutangkis di Jakarta dalam ajang The Second Pulau Intan Home Tournament Single Junior U-17 South Jakarta Region 2022” yang berlangsung 21-22 Mei 2022.

Ajang kompetisi yang mempertandingkan kategori tunggal putra dan tunggal putri ini berhasil dimenangkan oleh empat murid akademi Gideon yaitu Muhammad Ibrahimnauvic R. Sopyan (16 tahun) juara 1 kategori tunggal putra dan juara 1 kategori tunggal putri diraih oleh Ardini Cantika Putri (16 tahun). Sedangkan dua murid lainnya Kevin Ferdian Santoso (16 tahun) dan Malyaraisa Andaradigdo (14 tahun) meraih juara ketiga dan keempat untuk kedua kategori. Wow, suatu prestasi yang membanggakan ya! Keren! Selamat ya!

Yang lebih membanggakan, kedua juara kategori tunggal putra dan tunggal putri ini akan berlaga di ajang internasional yaitu Turkey Junior Championship pada bulan Oktober 2022. Pertandingan besar lainnya di tanah air akan diikuti oleh para murid Gideon Badminton Academy. Mari kita tunggu gebrakan selanjutnya ya dari Gideon Badminton Academy!

 

 

 

 

 

 

 

 

Dewi Rieka

Seorang penulis buku, blogger dan suka berbagi ilmu menulis di Ruang Aksara

13 Comments

  1. Wah hebat, ya, aku yang jarang lihat badminton sekalinya lihat ga kenal sama pemainnya pokoknya ini tim Indonesia gitu hehe. Ternyata kalau dicari tahu profilnya ga main-main, ya, istrinya dokter keren. Terima kasih sharingnya!

    ReplyDelete
  2. Waah iya .... bulutangkis mengantarkan Indonesia menjadi berjaya dalam olahraga ini di mata internasional .... gimana membahasakannya ya? Rasanya belibet nih kata-kata saya :D

    ReplyDelete
  3. Wah selamat untuk Marcus yang terus memikirkan kemajuan perbulutangkisan Indonesia. Dengan mendirikan academy bulu tangkis ini, semoga akan lahir bibit-bibit baru dalam mengharumkan nama Indonesia kelak di kancah internasional. Sumbangsih mereka untuk Indonesia luar biaa banget ya Mbak Dew. Proud of them

    ReplyDelete
  4. Aku bener2 salut sama Minion dan jg tim batminton lainnya. Tp yg paling bkn salut adalah pelatih yg bs nemuin mereka berdua ini. Sama2 bs meredam ego dan bersinar bersamaan. Jd keduanya equal, sama2 bs menangin hati penonton dan jd yg terbaik tentunya.

    ReplyDelete
  5. Setuju sih Marcus bikin Badminton Academy, ilmu dan pengalamannya bisa diajaarkan pada pemain badminton masa depan untuk meneruskan prestasi mereka, semoga sukss

    ReplyDelete
  6. Olah Raga Bulutangis menjadi kebanggaan negeri dan semoga Gideon Badminton Academy terus tumbuh besar dan membawa Negeri kedepannya lebih baik melalui Bulutangkis

    ReplyDelete
  7. Aku lebih suka badminton daripada bola 😁😄. Tapi terakhir nonton pertandingannya udah lama bangetttt, pas masih zaman2 Susi susanti dan suaminya mba 🤣. Ntah kenapa makin kesini, udah ga sering nonton, walopun masih ngikutin beritanya.

    Kalo semisal ada pertandingan, aku lebih suka baca beritanya aja siapa yg menang, drpd nonton pertandingan. Bikin greget kalo kalah wkwkwkwkkw.

    ReplyDelete
  8. Pengen sih aku masukin anakku ke komunitas bulutangkis gini, biar setidaknya dia ada olahraga yang bisa dia seriusin 😄. Dan sepertinya bulutangkis dia lumayan suka mba. Makanya mau cari tempat di mana si kakak bisa berlatih. Tapi jauh juga yg punya Marcus ini yaa di Bogor 😅.

    ReplyDelete
  9. Keren nih, sebagai pemain bulutangkir profesional ngga pelit ilmu dan ngebuka Gideon Badminton Academy. Mudah mudahan banyak generasi muda ikutan biar regerasi terus ada di dunia bulutangkis Indonesia

    ReplyDelete
  10. Sang legend di dunia per-bulu tangkisan, Marcus Fernaldi Gideon.
    Salut dengan dedikasinya di dunia yang ia cintai. Dari atlet, namun setelah gantung raket, mendedikasikan sepenuhnya untuk anak-anak dengan bakat olahraga bulu tangkis dan melatih mereka.

    Semoga semakin banyak Gideon Badminton Academy yang berhasil mencetak legend bulu tangkis dunia dan mengharumkan nama bangsa.

    ReplyDelete
  11. Bangga sekali melihat prestasi para pebulutangkis Indonesia. Setiap nonton pertandingan rasanya jiwa patriotismeku meronta-ronta. Pokonya, Indonesia harus menang, hihihi. Titip salam sama Markus Gideon melalui Naila saja deh siapa tahu si cantik ketemu idolanya.

    ReplyDelete
  12. Anakku cm 2 th les badminton karena kalau ada kejuaraan sering bentrok ama sekolah mana modal sendiri juga hihi, jd klo mo jd atlet kudu fokus deh home scholling aja kali ya...makanya kalau liat ada academi begini ikut seneng semoga makin maju dunia badminton krn dari pemerintah ga bs diandelin

    ReplyDelete
  13. Keren sih ini, baru buka tahun 2020 udah mencetak bibit unggul jadi juara ya. Anun sama Gideon dah

    ReplyDelete
Previous Post Next Post