Saturday, April 2, 2016

Fun Blogging 9 Semarang: Jadi Blogger Kudu Fun & Profesional

Dear Temans, 

Pernah nggak sih merasa galau dengan pekerjaan kamu? 
Apa yang kamu inginkan sebenarnya?
Itulah perasaan yang berkecamuk dalam hatiku sebelum mendaftar di Fun Blogging 9 Semarang.

Fun Blogging 9 Semarang
Hore-Hore Peserta dan Cikgu Fun Blogging 9 Semarang

Menulis sudah menjadi napasku sejak zaman dinosaurus. 
Yup, Dakuw menjadi penulis profesional sejak 2006. Menghasilkan 32 buku solo dan puluhan buku keroyokan. Ngeblog sudah sejak 2005. Tapi berusaha menjadi blogger pro baru 2 tahun ini. 

Ketika semaraknya blogging beberapa tahun ini, dakuw pun terbawa suasana.
Ikut event ini itu, dapat berbagai jenis job seru, menjadi buzzer ini itu. Ingar bingar blogger pun terasa. Alhamdulillah, walau bukan blogger ibukota.

Dakuw mendapat berbagai kesempatan emas lewat blog. 
Mulai mewakili Gandjel Rel di acara ASUS, menjadi kontributor Hello Semarang dan diundang EzyTravel ke Jakarta. Mendapat gaji bulanan karena menjadi partner sebuah e-commerce besar, ikut piknik bersama Kementerian Pariwisata Jateng. Bisa bersama-sama mendirikan Gandjel Rel, blogger perempuan Semarang, membuat www.semarangcoret.com dan bergabung di Jakarta Corners. Alhamdulillah. 

Fun Blogging Semarang 9
perkenalan dariku yang datang paling terlambat wkwkw mestinya dapat hadiah yaaa plakk
Ya, ya nggak bohong kalau aku ingin menjadi blogger profesional.
Dua tahun ini, aku terjun menjadi blogger yang pengen me-monetize blogku. 
Menjadi blogger bukan lagi menjadi jobside tapi untuk mendapatkan penghasilan. Ya, tentu saja aku tetap menjadi penulis buku. Tapi, di tengah situasi duani penerbitan sekarang dan kebutuhan hidup makin banyak, dakuw butuh fast money hihi dalam artian ya bisa cepat cair tidak seperti royalti buku yang menunggu turun 6 bulan sekali. Wah, gimana bayar sekolah bocah? :D 

Tapi, lama kelamaan apa tidak capek ya mencari uang lewat blog?
Kegalauan melanda. Jadi gamang hehe. Apa sebenarnya yang kucari? Materikah? Pengakuan? Sekadar hore-hore ikut ini itu atau apa?

Lelah. 
Ditengah kelelahan itulah, dakuw memutuskan mendaftar Fun Blogging di Semarang. 
Pengen ikut hore-hore dengan teman-teman blogger Gandjel Rel, yang antusias menyambut seleb blogger dari Jakarta. Sudah berbulan-bulan acara ini dirumpiin di grup hehe. Ya, Sekalian jumpa trio blogger hits Mbak Haya, Teh Ani Berta dan Shinta Ries.

Dakuw datang terlambat hihi karena urusin bocah-bocah sekolah dulu.
Alhamdulillah, nggak ketinggalan materi pertama Fun Blogging yang dibawakan Mbak Haya Aliya Zaki. 

1. Haya Aliya Zaki (@hayaaliyazaki)

Mbak Haya ini sudah kukenal lama di Komunitas Penulis Bacaan Anak. Tulisannya sejak dulu memang bernas. Prestasinya seabrek. Ia membawakan materi yang Mbak Haya banget, writing great content. Asli aku terpana mendengarkan uraian Mbak Haya.

Apakah kita boleh me-monetize blog kita?
Jawabnya: Tentu saja, boleh! Tapi lakukan dengan jujur dan dari hati dalam mengerjakan setiap postingan job review yang kita terima. Jleb!

Fun Blogging 9 Semarang
Haya Aliya Zaki membeberkan ilmunya tentang menulis artikel yang dahsyat

"Konten adalah raja. Promosi adalah ratunya-Bob Mayer"
Adalah quote favorit Mbak Haya. Ya, kekuatan blog adalah kontennya.
Hal ini yang membuatku bersemangat. Ya, aku nggak jago memotret, nggak nyeni, nggak bisa bikin infografis dan video keren. Gimana nasibku sebagai blogger?

Diatas apapun, kekuatan sebuah blog adalah konten. Baru elemen lainnya berperan. 
Beda blogger dengan wartawan adalah, blogger selalu memasukkan pengalamannya dan memiliki gaya bahasa yang khas masing-masing blogger. Ah, aku jadi terhibur. Hehe. Rasanya, aku punya keunikan gaya bahasa deh. Uhuk.

Mbak Haya membuka mataku. Bagaimana ia tidak menjadi blogger sukses? 
Ia begitu profesional dalam melakukan pekerjaannya. Mbak Haya bercerita bagaimana ia melakukan riset untuk setiap posting yang akan ditulisnya. 

Untuk menulis postingan di blog, kita harus tetap menggunakan prinsip wartawan menulis berita yaitu 5W+ 1H. Walaupun tentu saja, gaya bahasanya sesuai ciri khas kita sebagai blogger.

Untuk ikut lomba, ia selalu berusaha menemukan sisi unik dari sebuah tema yang belum terpikirkan orang lain. Sebuah postingan di blog benar-benar adalah sebuah kerja keras. Ia mengeditnya berkali-kali sebelum mempostingnya. 

Ia menulis sebuah postingan di blog bagaikan seorang penulis menuliskan naskah bukunya. 
Tekun, fokus dan penuh cinta. Tak heran kerja kerasnya diganjar setimpal. Ia berkali-kali menang lomba blog, menjadi buzzer brand ternama, diundang ke Singapura dan banyak lagi berkah ngeblog untuk Mbak Haya.

Hiks. 
Sedangkan aku? Sebagai penulis, aku mengakui bahwa aku kurang menguasai EYD *tutupmuka.
Seringkali postingan yang kubuat dan kumuat di blog adalah draft pertama yang jauh dari sempurna. Banyak kalimat janggal dan typo. Jika terburu-buru harus menyetor tulisan karena DL, maka sudah bisa dipastikan aku menulis seenaknya. Asal jadi. Jadi, uraian Mbak Haya tentang menulis konten yang bernas, menohok aku. Makjleb! Pantas saja, aku gini-gini ajaaaa...huhuhuhu...

Mbak Haya memberi 13 Tip Membuat Tulisan Bertenaga:
  • Jujur, blogger harus jujur dalam menulis di blog, ia dinilai berdasarkan kredibiltasnya. 
  • Temukan ide unik, tema boleh sama tapi blogger harus bisa menemukan sudut pandang baru dan unik dari sebuah tema.
  • Riset, tidak ada tulisan tanpa riset, minimal melakukan riset via Google untuk mencari data akurat untuk bahan tulisan kamu.
  • Ingat pesan kunci, boleh menulis berpanjang-panjang hingga 1000-2000 kata tapi tetap fokus pada tema atau pesan kunc, jangan melebar kemana-mana ya topiknya.
  • Hindari kalimat klise, iyaaa menulis blog juga sebaiknya pilih kata-kata yang enak dibaca dong. ungkapannya juga yang kekinian jangan yang basi dan so last year hehe seperti matahari bersinar cerah, alismu bak semut berbaris rapi. Got it? :D
  • Gunakan kalimat aktif, pembaca lebih suka dan lebih paham artikel yang menggunakan kalimat aktif.
  • Gunakan kalimat pendek, karena menulis kalimat panjang tak hanya melelahkan bagi blogger tapi juga untuk pembaca hehe.
  • Sederhana, tulislah topik sederhana, dekat dengan duniamu
  • Cintai EYD, ya..ini penting! biar blogmu makin enak dibaca. pelajari EYD #guebanget
  • Perhatikan logika
  • Kaya diksi, perkaya bacaanmu agar diksinya makin kaya dan menarik
  • Mainkan indera, kita bisa memperkaya tulisan dengan memaksimalkan indera, misalnya menggambarkan suasana di rumah nenek menggunakan indera penciuman, aroma kayu jati yang pekat menumbulkan kenangan tersendiri. Dee Lestari banget nih!
  • Swa-sunting, alias mengedit tulisanmu hingga nyaris sempurna hehe. Menulis draft pertama dengan perasaan dan menyuntingnya dengan pikiran. Ingat, Dedew!   
Mbak Haya juga mengingatkan etika seorang blogger diantaranya no kopas tulisan orang lain. Iyaa, itu kode etik penulis pada umumnya. Believe in yourself, kenapa mesti nggak pede tulisan sendiri dan main kopas? Eww!

Persis banget apa yang disampaikan Mbak Haya hari itu dengan kata-kata Abahku ketika tahu aku menjadi blogger yang menerima job review. Kata Abah, kredibilitas seseorang adalah kunci dalam melakukan segala hal. Kepercayaan orang mahal harganya. Harus dijaga sebaik-baiknya. 
 
Mbak Haya juga menekankan pentingnya kredibilitas blogger ini.
Kepercayaan pembaca pada kita adalah aset utama. Ketika kepercayaan hilang, maka hancurlah kita sebagai blogger.
Selain membagi tips agar tulisan bertenaga yang langsung kusharing materinya untuk para peserta workshop menulis di Pekalongan keesokan harinya. Terima kasih, Mbak Haya! Hehe. Ia juga mengajarkan kami bagaimana menulis job review dengan cara soft selling. Ya, kebanyakan brand ingin tulisan tentang produk mereka ditulis dengan soft selling. 

Kalau hard selling, kan sudah ada iklan di berbagai media massa kan yaa? Mereka ingin kita para blogger menuliskan pengalaman kita secara jujur, adil dan merata #eh. Ya, kita adalah blogger, tugas kita menulis sesuai pengalaman kita. Kita bukanlah bintang iklan hehe. Mereka sudah punya agen periklanan lengkap dengan bintang iklannya. 

2. Shinta Ries ( @shintaries)

Materi kedua, dimulai setelah makan siang dan shalat Dhuhur. Agak berat temanya karena menyangkut platform blog, Advancing Platform Blog oleh Shinta Ries. Ya, bila konten adalah raja, maka blog kita adalah kerajaannya. Jadi, tampilan blog tidak bisa dianggap enteng. Karena mempengaruhi traffic pengunjung ke blog kita. Nggak mau kan, gegara tampilan blog kita yang menyakitkan mata, pembaca kabur alias batal berkunjung ke blog kita? 

Penampilan blog penting karena itulah yang dilihat pengunjung pertama kali. Bagaimana warnanya, pemilihan huruf. Karena Kata Ary Mozta seorang blogger dan web developer beken, perhatian seorang pengunjung online itu hanya 8 detik, kalau blog kita susah diakses, nggak enak dilihat, langsung deh mereka kabur. Gyaa, kalian mau kemana my visitor? Jangan tinggalkan akuuu! #mulailebay

Fun Blogging Semarang
Cikgu Shinta Ries menguraikan materi penampilan blog
Menurut Shinta Ries, seleb blogger yang juga founder Blogger Perempuan ini, blog yang diminati pengunjung yang aksesnya ringan, mudah dibuka dan tampilannya bersih. Jadii, lihat-lihat lagi tampilan blogmu, apakah masih menggunakan tampilan hitam dengan tulisan berwarna kuning? Tipe hurufnya masih keriting? Atau bahkan ada musiknya? Hihihi, singkirkan segera kalau ingin meraih banyak hal dari blogmu. Jangan usir pengunjung tanpa sengaja hehe.
Shinta juga memperkenalkan Google sebagai sahabat para blogger. 
Fitur-fitur Google seperti Google Search, Google Analytic, Google Plus dan dan Google Webmaster sesuai fungis masing-masing, bisa kita manfaatkan untuk kemajuan blog kita. 
Shinta mengingatkan pentingnya blogger merawat akun G+ miliknya. 
Wow, ternyata yaaa, G+ itu penting bagi kita para blogger! G+ bukanlah sosmed, tapi social layer. Memaksimalkan akun G+ akan bermanfaat bagi blog kita. 

Gimana dengan Google Analytic? 
Blogger bisa mengetahui siapa pengunjung blognya, apa kata kunci yang banyak dicari di blognya, juga unique visitor dengan menggunakan fasilitas Google Analytic. Ayo buruan pasang, karena banyak brand menanyakan laporan GA ini sebelum mengajak kita bekerjasama lho. 

Terus, Google Search? Yup, dengan Google Search, kita bisa mendapatkan kunjungan organik, alias mampir ke blog kita karena betul-betul membutuhkan informasi yang kita tulis ya. Kita juga bisa tahu posisi blog kita alias peringkatnya serta traffic ke blog kita berdasarkan kata kunci di Google Search. Google Webmaster tak kalah penting. Dengan fasilitas ini, kita bisa mengindeks blog kita di Google. Ah, Google, aku padamu pokoknya mah! Wkwkwkw...

Shinta juga menguraikan searchmetrik, Rangking Factors tahun 2015 atau hal-hal yang berpengaruh pada pengukuran metrik Google adalah konten, pengalaman pengguna, hal-hal teknis seperti layout yang simpel, juga backlinks dan share link ke sosmed. Jangan lupa yaaa! 

Bagaimanapun kerennya tampilan blog, tetap konten adalah rajanya.
Shinta Ries menguraikan strategi konten blognya:
  • Kronologis, isinya sesuai urutan waktu.
  • Bersifat ilmu pengetahuan
  • Membahas tentang topik khusus
  • Memberikan solusi dalam tulisan
Caranya?

1. Menulis postingan minimal 1200 kata, agar terindeks oleh Google dan memuaskan pembaca yang butuh informasi.
2. Relevansi antara judul dan isi, hal ini yang sering tidak diperhatikan oleh blogger asal artikelnya berada di page one Google Search. Sering kita kecewa ketika mengunjungi blog orang dan ternyata informasinya tidak sesuai dengan yang kita butuhkan. Tertipuu!
3. Internal dan eksternal link
4. Jangan lupa isi kata kunci di image foto yaaa! Ingat! Ingat!
5. Isi meta data
6. Maksimal tiga kata kunci, nggak usah menebar katak unci berlebihan di postingan blog dan bikin pembaca kesal dan lelah baca artikel kita.
7. Tambahkan video (opsional)
8. Update rutin blogmu ya, blogger! Hehe..

Ahhh, jadi bersemangat nih, mendandani blogku agar lebih simple dan clean tampilannya. 
Terima kasih Shinta, Insya Allah dimaksimalkan deh tampilan blog dan akun G+ dakuw hihihi. 

3. Ani Berta ( @aniringo)

Materi ketiga dan yang bikin peserta melek matanya adalah materi How To Monetize Your Blog Through Branding, Maksimalkan Benefit Sosial Media oleh blogger kawakan, Teh Ani Berta. Beliau adalah blogger yang kerap bekerjasama dengan brand besar bahkan kementerian. Ia juga Brand Endorser sebuah perusahaan telekomunikasi lho. Dan sering mengisi workshop berskala nasional. Cck, cck, keren!

Fun Blogging 9 Semarang
Teh Ani Berta blogger yang kukagumi memberikan uraian tentang personal branding

Menurut Teh Ani, banyak manfaat dari penggunaan sosial media. Tak hanya untuk menjalin komunikasi dengan teman lama, tapi bisa untuk sharing informasi dan ilmu pengetahuan, pendidikan juga untuk membangun jejaring yang bermanfaat bagi kemajuan karir kita. Selain benefit sosial diatas, kita juga bisa mendapat benefit materi. 

Teh Ani menguraikan pesyaratan mendasar untuk optimasi blog diantaranya usia blog lebih dari tiga bulan, postingan blog minimal 20 buah, terindeks oleh Google, konten menarik dan tidak mengandung pornografi, serta memasang Google Analytic. Ingat, jangan lupa pasang yaa!

Cara optimasi blog, bagaimana?
1. Konsisten update biar skor blog kita bagus
2. Isi dengan konten menarik, bermanfaat dan kira-kira banyak dicari oleh pengguna internet
3. Blogwalking, tinggalkan komentar
4. Optimasikan SEO
5. Ikut komunitas, rajin share tulisan
6. Personal branding

Menurut Teh Ani Berta, bahan blogger untuk menulis review produk adalah berasal dari brief produk yang diberikan oleh brand atau agen, pengetahuan akan produk tersebut, referensi dan proses mencoba sendiri produk tersebut. Jadi, data yang ada dari job brief dikombinasikan dengan pengalaman dan opini blogger terhadap produk itu. Pengalaman kita menggunakan produk itulah yang menjadi kekuatan blogger dalam menulis review produk. Jadi, tak sekadar beriklan. User experience yang jujur dan berimbang, itu yang diharapkan pembaca blog dari review kita.

Kelebihan blog dalam promosi adalah tulisan blogger berdasarkan user experience, pengalaman pribadi pengguna terhadap sebuah produk atau jasa, berbentuk esai juga ada sentuhan pribadi dan pembaca blog bisa lebih mudah berinteraksi dengan penulis artikel blog itu.

Bagaimana cara mencari job review? Nah ini dia pertanyaan yang sering dilontarkan para blogger.
Ternyata, kita tidak harus pasif menunggu ada agen atau brand menghubungi kita lho. Kita bisa aktif mencari job review dengan cara:

1.  Hunting di situs-situs yang menghubungkan brand dengan para blogger, baik situs lokal atau internasional.
2. Berkomunitas di komunitas blogger, ternyata bermanfaat ya temans. Kita bisa dapat informasi pekerjaan di komunitas yang kita ikuti. Ayo, rajin berinteraksi dengan sesama blogger hehe.
3. Update artikel rutin dan rajin share ke sosmed terbukti mengundang agen atau brand untuk mengajak kamu kerjasama. Ya, siapa sih yang nggak mau kerjasama dengan blogger yang blognya keren, informatif dan rajin apdet? hehe.
4. Gathering, sempatkan menghadiri acara peluncuran produk, tulis dan posting liputannya di blog lalu mensyen akun sosmed brand bersangkutan.
5. Update reportase aktual.

Nah, setelah banyak tawan job, blogger jangan terlena.
Harus selektif dengan tawaran yang datang. Pilih advertiser yang terpercaya kredibiltasnya, ada MoU alias memorandum of Understanding yang jelas, Pahami hak dan kewajiban kedua belah pihak agar sama-sama nyaman, ingat bahwa job yang kita terima harus ada relevansinya dengan konten blog kita, juga perhatikan kode etik. Jadi, nggak asal sambar job, Teh Ani Berta selalu profesional dalam melakukan pekerjaannya sebagai buzzer dan blogger.

Dan, ingat!
Blogger boleh bejibun, karena itu kita harus unik dan punya personal branding yang jelas. Jadi, kita tak tergantikan, aishhh. Untuk personal branding, isi konten blogmu sesuai minat. Jika ingin dikenal sebagai travel blogger ya, tulis blogmu sesuai minat dan personal branding yang kalian inginkan. Seperti Fahmi Anhar yang dikenal sebagai blogger yang khusus mereview hotel di dalam dan luar negeri.

Agar personal branding lebih mudah tercapai, akun sosmed kita juga kudu konsisten. Selain optimasi blog, Teh Ani mengingatkan lagi agar seluruh akun sosmed kita konsisten dengan satu nama. Misalnya kalau blog www.shintaries.com, maka akun F: Shinta Ries, Twitter @shintaries dan Instagram @shintaries juga. Aduh, akun Instagram eyke ngga konsisten ey! Tidaaak!

Nah, setelah sukses optimasi blog, kini blogger harus mengoptimasi akun sosmednya seperti Twitter, Facebook dan Instagram. Aih, sibuk banget ya jadi blogger, wkwkwk. Tapi, memang sih, sekarang tawaran pekerjaan dari brand biasanya meliputi tulisan di blog, buzzer dan share di Twitter dan Instagram, misalnya.

Untuk optimasi Twitter: Fllower minimal 500 orang, rajin apdet Timeline, aktif interaksi dengan follower, berbagi rezeki dengan follower misalnya dengan bikin kuis berhadiah pulsa, hehe, serta sesekali adakan kultwit yang bermanfaat. Hihihi, resep ini langsung kupraktekkan lho Teh Ani, nuhun pisan!

Bagaimana dengan Facebook?
1. Aktif update status bermutu, uhuk status FB ku jualan melulu wkwkwk
2. Interaksi dua arah dengan membalas komentar teman-teman di FB
3. Adakan diskusi dengan topik menarik berhadiah untuk memancing komentar

Mengapa perlu optimasi akun sosmed? Ternyata, akun sosmed kita ini mulai dari G+, Twitter, Facebook, Instagram dan lainnya bisa diintegrasikan dengan skor Klout. Nah, banyak brand kini yang juga meminta syarat skor Klout untuk buzzernya. Jadi, kita kudu interaktif dan rajin cuap-cuap nih di sosmed, biar skor Klout naik hihi. Sudah bikin akun di Klout.com belom? Buruan!

Teh Ani Berta juga berbagi rahasia mendapatkan job jadi buzzer di Twitter.
Diantaranya:
1. Aktif berkicau dengan follower dua arah
2. Jika ikut event, sempatkan twit, mensyen tuan rumah walau tidak ada lomba live tweet, setelah acara jangan unfollow akun tuan rumah.
3. Usahakan ikut partisipasi live twitter jika ada gathering.
4. Berteman dengan teman yang followernya banyak agar bisa di RT, agar twit kita makin banyak yang baca dan mendatangkan follower baru. 

Bagaimana agar akun Twitter dilirik brand?
Ternyata, tidak mesti followernya puluhan ribu lho yang diajak kerjasama dengan brand. Tapi personal branding si pemilik akun, dan tingkat interaksi pemilik akun dan followernya alias engagementnya. Syaratnya: Akun Twitter tidak nama alay, cantumkan akun Twitter di kartu nama dan makalah yang kita bawakan, berinteraksi dengan akun brand yang kita sukai. Tak kenal maka tak sayang gituu hehe.

Nah, setelah selesai bekerjasama dengan sebuah brand, bukan berarti semua beraklhir begitu saja ya.
Kita kudu tanggung jawab dengan melaporkan hasil buzzing kita pada brand, tetap keep contact ya, jalin hubungan baik untuk jangka panjang dengan brand, tetap konsisten apdet blog dan akun sosmed, untuk postingan di blog walaupun job review mengalir, usahakan postingan pribadi kita 70% yaa, jangan melulu postingan berbayar, hehe. Jangan lupa, tentukan rate card blogmu yang sesuai. 

Teh Ani juga mengingatkan agar rejeki dan pekerjaan kita lancar, sisihkan pendapatanmu dari ngeblog dan ngebuzz dengan bersedekah atau memberi pelatihan menulis gratis bagi lingkungan sekitarmu.

Alhamdulillah, beneran testimoni teman-teman yang sudah ikut Fun Blogging.
Materinya memang joss pisan. Dakuw berasa disuntik semangat baru untuk ngeblog oleh trio geulis dari Jakarta ini. Luruskan niat yang keriting, kembali ke niat awal ngeblog yaitu eksis eh berbagi, wkwkw. Maka hal-hal lain akan mengikuti. Follow your heart, money will follow, kata Mbak Indjul kan. Remember, gengs?

Jangan melulu mengejar uang dalam ngeblog, maka akan merana, nikmati prosesnya.
Hehe maafkan kalau salah kutip, itu pesan terakhir, eh..pesan bijak dari seorang travel blogger yang nyentrik tapi super profesional dalam menjalankan pekerjaannya. Keren, mas!

Ya, blogger memang bejibun di muka buni ini. Tapi, yakin, kalau kita tuh unik, tonjolkan kelebihan kita masing-masing. Dan kerja sebagai blogger harus profesional dan beretika, maka kita akan dihargai oleh orang lain. Terima kasih cikgu, benar-benar pengalaman berharga ikut kelas kalian. Sukses dan sehat selalu ya! Nah begitulah temans, liputan dari Fun Blogging 9 Semarang nan super panjang. Semoga nggak lieur bacanya, dan bermanfaat hihihihi..

Tulisan ini dipersembahkan untuk Vita Puspitasari di Semarang, yang lupa kuajak daftar Fun Blogging,
Maap Fiiiit...#sungkem


Photo Courtesy of Lestari, Archa Bella & Ika Puspitasari













9 comments:

  1. tips-tipsnya sangat bermanfaat mbak Dew..sayang kemaren ga ikutan, pulang kampuang

    ReplyDelete
  2. Terima kasih sudah menyempatkan hadir Mba, semoga bermanfaat dan tidak kapok ya, Mba :)

    ReplyDelete
  3. Keren mak Dew, aku belum bikin sharing fun bloggingnya hehe.. :)

    ReplyDelete
  4. Alhamdulillah aku bs ikut acara keren ini, bertemu para Cikgu jempolan, teman2 GR + blogger lain yg ga kalah keren..wis lah aku benar2 bersyukur dpt ilmu & teman2 baru.. Trims colekan2nya mba Dedew..mudah2an bs dipraktekkan smua ilmunya..

    ReplyDelete
  5. Eh busyet dah 32 buku yaaa, banyak dong. Kok aku tau nya yg itu tuch hahaha

    ReplyDelete
  6. Wah mbak dew aku terharu hihi, mbak makasih banget ya tulisannya manfaat sekali dan dapat ilmu juga, keren emang mbak dedew mah

    ReplyDelete
  7. Iya nih belum bikin artikel utk fun blogging, udah ngedraft malah gak jadi posting.

    ReplyDelete
  8. Terima kasih sharingnya mba Dewi....

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...