Target Ibadahku di Ramadan Tahun Ini

 Halo Teman,

Alhamdulillah, usia kita sampai di bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Sebagai muslim, tentu saja Ramadhan selalu kita sambut dengan gembira. Hanya saja, persiapan tahun ini tidak seheboh tahun-tahun sebelumnya. Untuk makanan, kami tidak menyiapkan sebelumnya tapi pas mau hari H baru memikirkan dan membeli bahannya di tukang sayur atau bahkan membeli masakan matang. hehe.

target ibadahku di ramadan tahun ini

Target Ramadhan kali ini, berencana ingin lebih memanfaatkan waktu Ramadhan semaksimal mungkin. Kalau sehari-hari ikutnya one week one juz, rencana ingin mencoba lagi tilawah Al Quran one day one juz sekaligus membaca terjemahannya.

Terus, apa lagi ya? Oh, tentu saja ingin memperbanyak zikir. Sempat mendengarkan ceramah Ustaz Khalid Basalamah di Youtube tentang keutamaan salawat dan istighfar. Diutamakan untuk membaca keduanya sebanyak 100 kali per hari. Untuk itu, saya ingin lebih rutin membaca keduanya di bulan Ramadhan ini.

Terus, jika sehari-hari bacaanku adalah novel dan buku non fiksi umum, ramadhan tahun ini ingin membaca buku-buku Islami. Beberapa yang sudah kupersiapkan adalah buku Lentera Hati karya Ustaz M. Quraish Shihab, Rahasia 99 Nama Allah yang Indah karya Ustaz Mahmud Samiy, dan beberapa biografi perempuan yang disayangi Rasulullah yaitu Aisyah dan Khadijah. Saya juga mencoba mempelajari tafsir surah-surah juz 30 dari paket buku yang kumiliki. Waktunya belajar lebih dalam lagi ya.

target ibadahku di ramadan tahun ini

Apa lagi ya?

Hm, ramadhan ini berusaha mengajak anak-anak untuk rutin salat tarawih berjamaah di musala komplek. Jadi, diusahakan tarawih berjamaah. Biar lebih semangat ya beribadah bersama-sama tetangga. Sekalian memperkuat persaudaraan juga.

Oh iya, berusaha mengurangi scrolling time di medsos! Hu hu. Sesekali masih bergulir hingga tahun berita terkini tapi menahan diri untuk tidak ikutan berkomentar apa lagi yang julid. Tahan, tahan, sayang puasamu, Mbake! Ha ha.

Harapannya, semoga tahun ini ibadah kami di bulan ramadhan lebih penuh perhatian dan bermakna. Juga jadi ajang latihan untuk ibadah 12 bulan berikutnya. Semoga kami sekeluarga sehat dan panjang umur, aamiin.

Banyak doa-doa yang kupanjatkan ramadhan kali ini. Tentu saja kesehatan dan umur panjang untuk sekeluarga. Juga semoga Nailah bisa lolos SNBP masuk kampus idamannya tahun ini. Aldebaran bisa masuk SMA yang diidamkannya dan bisa meraih prestasi lebih baik lagi. Semoga aku bisa berkarya lebih produktif lagi melalui buku dan tulisan di blog dan mendapatkan rezeki darinya. Aamiin.

Semoga rakyat Palestina bisa menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan tenang dan aman. Semoga para pemimpin yang tidak amanah dan merusak lingkungan mendapatkan ganjaran setimpal dari Allah.

Ya, keadaan negara kita saat ini begitu carut-marut hingga seolah tak ada harapan untuk Indonesia yang lebih baik. Tiap hari, hanya berita yang membuat jantung dar der dor yang kita dengar. Mulai dari PHK massal, harga sembako melambung, hingga Indonesia bergabung di Board of Peace yang jauh dari kata damai. Rasanya, ingin misuh terus-menerus.

target ibadahku di ramadan tahun ini

Tapi, setelah membaca buku-buku tentang perjuangan Indonesia di masa lalu jadi lebih tenang karena Indonesia sejatinya adalah bangsa yang kuat, rakyatnya pun punya ketahanan atau ketahanan yang tinggi. Insya Allah, di tengah kejahatan dan ketidakadilan yang ditampakkan secara terang-terangan tanpa malu, akan ada terang terang, harapan untuk kehidupan kita lebih baik di masa depan.

Membaca Sang Priyayi, dinamis betapa rakyatnya hidup di zaman penuh perubahan, di zaman penjajahan Belanda, penjajahan Jepang, saat Indonesia baru merdeka, perubahannya luar biasa tapi mereka bisa bertahan dan beradaptasi. Karena manusia Indonesia adalah manusia-manusia yang kuat dan beriman.

Semoga situasi Indonesia membaik ya. Pemimpinnya punya rasa welas asih dan amanah, tersedia lapangan pekerjaan, fasilitas pendidikan dan kesehatan memenuhi masyarakat secara merata, harga sembako dapat terjangkau masyarakat dan korupsi bisa ditindak, aamiin. Mumpung Ramadhan, yuk kita juga berdoa untuk masa depan Indonesia yang lebih baik, demi masa depan anak dan cucu kita ya. Amin. 

Mari, langitkan doa-doamu termasuk yang kamu pikir tak mungkin, Allah Maha Penyayang, tak ada yang tak mungkin untuknya. Selamat berpuasa, mohon maaf lahir batin Teman! 

Ditulis untuk mengikuti Challenge Menulis IIDN


Sumber Foto: Pixabay. com


Dewi Rieka

Seorang penulis buku, blogger dan suka berbagi ilmu menulis di Ruang Aksara

Post a Comment

Previous Post Next Post