Teman Tersayang,
Akhirnya, Januari 2026 ngeblog juga. Parah banget nih udah hampir Februari. Januari ini lagi ikutan challenge nulis novel. Jadi, aku berusaha menyelesaikan dua novel secara berbarengan jadi blognya terbengkalai, hiks. Kali ini, aku mau berbagi tentang beberapa novel terjemahan Jepang yang aku baca tahun lalu hingga baru-baru ini
Saat itu, aku membaca novel-novel Jepang yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris seperti novel klasik karya Yasunari Kawabata. Buku-buku klasik Jepang agak sulit dipahami dan membutuhkan waktu lama untuk membacanya. Oh iya, Tetralogi Pulau Buru karya Pramoedya Ananta Toer juga aku baca di perpustakaan ini.
Nah, beberapa tahun belakangan ini novel Jepang banyak diterjemahkan ke Bahasa Indonesia ya jadi tak usah susah-susah membaca versi bahasa Inggrisnya. Novel karya penulis Jepang digemari di Indonesia salah satunya buku-buku Keigo Higashin yang jadi buku laris di banyak toko buku. Tiap bulan ada saja bukunya terbit.
Terus, buku-buku bertema kucing, perpustakaan dan toko buku juga banyak disukai pembaca di Indonesia. Terutama, buku-buku yang bergenre irisan kehidupan yang hangat di hati.
Kali ini, saya ingin berbagi beberapa novel dari penulis Jepang yang sudah kubaca dan jadi perbincangan di kalangan pencinta buku ya. Siapa yang tahu bisa jadi referensi kamu memilih bacaan. Apa saja? Yuk, kita simak bareng!
1. Bebas, Natsuo Kirino, 1998.
Buku ini aku baca versi bahasa Inggrisnya. Ternyata, sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dan diterbitkan GPU dengan judul Bebas. Novel ini memenangkan penghargaan sastra bergengsi Grandprix di Jepang saat terbit tahun 1998. Bukunya sudah diterbitkan ke berbagai bahasa dan difilmkan.
Masako memutuskan menghilangkan jejak mayat suami Yayoi dengan memutilasinya dan membuangnya ke berbagai tempat. Ia meminta bantuan Yoshi dan Kuniko dengan janji kecerahan uang asuransi.
Tak disangka, Masako malah ditawari menjadi jagal oleh salah satu anggota Yakuza untuk melenyapkan korban kejahatan mereka. Masako yang kehidupan rumah tangganya hambar kini harus mengalami keteganggaan terus-menerus karena pekerjaan rahasianya. Ia dikejar polisi dan pembunuh yang membalas dendam padanya. Novel bergenre thriller ini menegangkan sekaligus memualkan karena adegan mutilasinya terlalu vulgar.
2. Pasta Kacang Merah, Durian Sukegawa, 2022.
Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Pasta Kacang Merah karya Durian Sukegawa. Diterbitkan oleh GPU. Sampul buku terjemahannya cantik didominasi bunga sakura merah muda. Pernah memenangkan buku favorit pilihan pembaca yang diadakan salah satu penerbit di Perancis tahun 2017. Saya meminjam bukunya di aplikasi iPusnas.
Sentaro terpaksa menerima kehadirannya untuk mengajarinya membuat pasta kacang merah yang lezat. Ternyata, Tokue tidak hanya mengajarkan membuat kue, tapi juga mewarnai kehidupannya yang hambar. Buku ini bercerita dengan tenang dan manis. Tidak ada kejutan yang disukai pembaca tapi membuat hati hangat dan terharu.
3. Restoran Resep-Resep yang Hilang , Hisashi Kashiwai .
Buku ini terdiri dari dua seri. Saya membaca versi ebook berbahasa Inggris judulnya The Restaurant of Lost Recipes. Buku ini bercerita tentang Kamogawa Diner, sebuah restoran sederhana yang lokasinya agak tersembunyi di Kyoto yang dikelola Chef Nagare dan putrinya Koishi.
Keduanya tidak hanya menyajikan masakan sederhana namun istimewa untuk tamu yang datang tetapi juga membantu mereka menemukan kembali resep yang telah hilang dari ingatan.
Chef Nagare dan Yoishi tak hanya menemukan dan meracik kembali resep yang hilang. Tapi juga membantu para kliennya menemukan apa yang ia cari dalam kehidupan. Kisah-kisahnya hangat dan makanannya menggugah selera melukisnya.
4. Days at Morisaki Bookshop, Satoshi Yagisawa.
Buku yang hits di kalangan pembaca ini berjudul Days at Morisaki Bookshop karya Satoshi Yagisawa tahun 2018. Kini, sudah diterjemahkan ke bahasa Inggris. Ada dua seri buku ini yang bisa kamu baca. Buku ini bercerita tentang Takako yang patah hati karena diputuskan oleh pacarnya yang teman sekantor.
5. Malice, Keigo Higashino, 2020.
Penulis yang karyanya banyak dicari dan dikoleksi pembaca Indonesia adalah Keigo Higashino. Buku-buku Keigo ada yang berdiri sendiri, ada juga berupa serial yaitu serial Detektif Galileo dan serial Kyoichiro Kaga.
Malangnya , pada hari terakhir mereka di Jepang Hidaka di rumahnya. Penulis teman Hidaka, Osamu Nonoguchi dan Rie yang menemukan mayatnya. Detektif Kaga bertugas mengusut kasus ini dan bingung dengan petunjuk yang ada
Buku ini dinarasikan dari sudut pandang Osamu dan Detektif Kaga. Bukunya mudah dipahami, terjemahannya pun enak dibaca. Namun, Keigo terkadang suka berpanjang ria mendeskripsikan suatu kejadian dan membuat pembaca tak sabar.
Nah, itu dia lima buku dari penulis Jepang kawakan yang bisa kamu baca di kala senggang. Buku mana yang bikin, kamu penasaran ingin baca? Tulis di kolom komentar ya!








