Saturday, January 16, 2016

Buang Penat Sejenak di Kampoeng Kopi Banaran di Bawen

Dear Temans,

Alhamdulillah, Sabtu lalu kami mengawal Kak Nai piknik di Kampoeng Kopi Banaran, Bawen.

Sebenarnya sih, modusnya saja mengawal. Karena Kak Nai berangkat bareng rombongan sekolahnya untuk outbond.

Berhubung emaknya lagi kurang kerjaan, jadilah bersama duo emak kece, Mama Aish & Mama Alma, menyusul ke TKP pake bus umum saudara-saudara! Hihi.


Welcome to Kampoeng Kopi Banaran


Hanya butuh setengah jam kok dari Ungaran ke Kampoeng Kopi Banaran.
Terakhir kesana, bareng Oma dan Abah Nai dari Bogor. Seperti Cimory Bawen, Banaran ini juga letaknya di jalan raya Ungaran-Solo, tepatnya di KM 35. Yang tentu saja ramai sekali. Jadilah, begitu turun dari bus, kami melambaikan tangan pada satpam. Bukan mau kenalan, tapi minta diseberangkan hihihi. Atuut! Untung, satpamnya cepat tanggap menyeberangkan tiga emak parno hihi.

Pas masuk, ternyata ada barisan mesin ATM. Padahal, dakuw sudah narik tunai di ATM bersama tadi. Kena deh 7500! *emak irit. Anak-anak sekolah Nai ternyata sedang hore-hore main di playgroundnya. Ada yang antri main flying fox khusus anak-anak juga. Kami jalannnya mindik-mindik, nggak enak ketahuan bu guru kami ngintil hahaha.

Berhubung Mama Aish ternyata belum pernah ke Kampoeng Kopi Banaran, langsung deh kami mengajaknya naik kereta wisata. Per kereta sekarang tarifnya Rp.60.0000,- dan kami antre di halte kereta wisata hehe. Saingan dengan anak-anak TK dan emaknya yang ingin naik juga. 


Kereta Wisata Keliling Kebun Kopi

Tadinya, kami mau mengajak Mama Ais mencoba flying fox untuk dewasa yang tarifnya Rp.30.000,- sayangnya beliau nggak mau. Menolak tegas, hihi *kayak berani aja lu Dew. 

Perjalalan keliling kebun kopi ini seru lho. Memakan waktu sekitar 20 menit atau bisa lebih kalau kita foto-foto narsis hihi. Setelah mengantre beberapa saat, kami pun naik kereta. Kami bertiga sumringah hahaha. Suasananya asyik buat piknik.

Asyiknya Berkeliling

"Hati-hati ya Pak.." pesanku naik di belakang.
Eh, nggak lama, keretanya menanjak. Langsung pegangan deh eyke. Takut jatuuh!

"Pindah ke depan aja, Mbak." kata Mama Alma, cepat tanggap.
Langsung aku mabur di samping pak supir yang sedang bekerja. Hihihi.

di tengah kebun kopi
Perjalanan mengelilingi kebun kopi ini asyik lho. Jalanannya tanah, bukan aspal hehe. Jadi kebayang kalau abis hujan, kayak lomba road race kali yaaa. Jalanannya hanya pas untuk satu kereta ini dan di sisi kiri dan kanan kita pemandangannya pohon kopi, ada juga tanaman tambahan seperti pohon coklat dan karet. 

Sambil menikmati pemandangan yang makin menanjak, dakuw tanya-tanya Mas supirnya.

Ternyata, kami berada di ketinggian 400-680 Dpl lho. Udaranya cukup sejuk. Cocok untuk menanam kopi. Kopi ini panen setahun sekali. Dan hasilnya akan diolah di pabrik milik PT. Perkebunan Nusantara IX wilayah Jawa Tengah.

Produknya antara lain Kopi Premium Banaran, Kopi Luwak,  dan Teh Kaligua. Pemandangan di kertinggian juga epic. Wow, Rawa Pening Ambarawa!     

Mungkin karena mengira kami turis dari luar negeri, mas supir dengan senang hati menghentikan kendaraannya di tengah kebun dan membiarkan kami foto-foto narsis dengan latar belakang kebun kopi. Hehe. Bahkan dia mau memfoto kami bertiga, karena kami nggak bawa tongsis *halah.

nyaman untuk makan dan bernsatap with family

Setelah tur berakhir, kami turun di halte tadi.
Tujuan berikutnya adalah kafenya, Coffee House! Apalagi kalau bukan berburu Kopi Banaran dan Teh Kaligua di dalam kemasan, yang yummi. Ya, biarpun pikniknya jarak dekat, emak nggak pernah lupa bawa buah tangan hihihi. Harga kopinya cukup ramah di kantong. Rp.15.000,- untuk kopi kemasan 250 gram. Sedangkan yang kotaknya lebih kecil Rp.7500.

Menyeruput kopi Banaran premium nikmaat

Setelah beli oleh-oleh, nongkrong deh di saung sambil buka bekal *halah. 
Kita bisa memesan makanan dan minuman dengan harga terjangkau di Coffee House-nya. Kampoeng Kopi Banaran ini luas sekali. Berapa hektar ya luasnya. Nggak hanya playground yang luas, ada juga area outbond, kolam renang, lapangan tenis, ada juga jelajah kebun dengan ATV atau jalan kaki. Wisata yang seru bareng keluarga yaaa. Di jelajah kebun, kita bisa melihat proses pmeliharaan, pemetikan kopi. 

salah satu sudut coffee house

Kampoeng Kopi Banaran ini juga dilengkapi camping ground yang bisa disewa tendanya. Ada pula semacam guest house yang di tengah kebun kopi untuk yang butuh ketenangan. Mungkin bisa dakuw sewa kali yaa untuk menulis novel hihihi. Kayak film tentang penulis di tipi-tipi. Hobi menyendiri. Tertarik deh pengen mencoba camping groundnya yang luasnya sekitar 1 hektar. 

Kalau temans lagi perjalanan menuju Solo, Yogya atau sebaliknya. 
Bisa tuh mampir di Kampoeng Kopi Banaran untuk rehat sejenak. Oh iya, ada juga sih Kopi Banaran ini di jalan menuju Kota Yogya. Hanya saja, yang tersedia hanya kafe saja. Tanpa fasilitas bermain dan wisata agro seperti disini.


Kampoeng Kopi Banaran
Jl. Raya Bawen-Solo KM 35, Bawen-Kab. Semarang
Telepon: 0298-7101770
Buka: Tiap Hari 07.00-21.00 WIB





 





17 comments:

  1. wah,wisata ke kebn kopi,unik banget karena biasanya kan ke kebun teh hehehe...seru banget kalo bisa sewa tenda buat kemping,kayak di tanakita gitu hehe

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Iya mak hana, belum pernah bawa bocah2 kemping niih, jadi pengen nyoba area kempingnya kalau ndak musim ujan lagii..

    ReplyDelete
  4. Saya suka tertukar antara BAWEN dengan BAWEAN ya

    ReplyDelete
  5. @pak asep: kalau bawean pulau ya pak :)

    ReplyDelete
  6. kalau di tambah fasilitas permainan untuk anak jadi tambah betah ya mbak. Mbak Dewi apa kabar? Maaf ya baru bisa berkunjung

    ReplyDelete
  7. iya mba liid, mainannya lumayan banyak semacam ayunan, jungkat-jangkit, panjat2an..kolam renangnya juga asyik ada waterboomnya...seru hihi..miss yuuu...:*

    ReplyDelete
  8. asik ya mbak, kalo di bogor adanya kebun teh, pernah masuk juga tur kaya gitu terus disuguhin teh yang baru dipetik, maknyus

    ReplyDelete
  9. Pernah mampir disana cuma nyicip restonya, kapan2 naik kereta ah kalau bocil adiknya Al dah lahir :D

    ReplyDelete
  10. wah sepertinya asik ya mak yaaa
    itu tempatnya asri banget, aku belum pernah wisata outbound alam kayak begitu, pernahnya muter-muter merapi pakai jeep itu aja hahaha
    ini worth a try deh kalau ke daerah sana ^__^
    makasih infonyaa

    ReplyDelete
  11. Keliatannya menyenangkan, Mbak. Aku jugak mau ah :D

    ReplyDelete
  12. Belum pernah kesini. Kayaknya asik ya. Kapan2 mampir ah

    ReplyDelete
  13. Tahun lalu waktu ke Smg padahal lewat areal ini, cuman enggak mampir karna liat parkirannya penuh mobil jeep off-rider gitu. Ternyata...

    ReplyDelete
  14. waahhh banaran cafe di bawen ini emang top markotop yaaa.. bisa jadi backlink liputan jalan-jalanku juga.. makasih yaa.. salam kenal ^_^ www.tamasyaku.com

    ReplyDelete
  15. Disana kita harrus bayar per paket atau hny byr sesuai dg apa yg kiita tuju, mbak??

    ReplyDelete
  16. Duh jadi berasa pingin bawa bocah- bocah kesini juga kayaknya nih Mba Dedew ☺

    ReplyDelete
  17. Lagi googling kopi banaran, eh nemu blognya mbak dewi hehe

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...