Wednesday, January 20, 2016

Bermain Sambil Belajar Bersama Morinaga MI Play

Dear Temans,

Bismillah, masih topik liburan kemarin. Hihi nggak apa-apa yaa rada telat menulisnya.
Anak-anak kegirangan ketika paket Morinaga MI Play mendarat di rumah mungil kami. Paketnya lumayan besar bikin pak kurir agak kewalahan memegangnya hehe...

Morinaga MI Play Box isinya banyaak..

Tak disangka,  isinya banyak!
Morinaga MI Play adalah paket berisi alat permainan edukatif dari Morinaga. Pas kami bongkar isinya wow, banyak banget! Mulai dari krayon dan pensil warna, berbagai jenis prakarya hingga kertas untuk mewarnai dan menggambar tersedia. Benar-benar a busy box yang seru untuk anak-anakku. Nggak bakal mati gaya nih walau liburan sekolah nggak kemana-mana. Hiks!

Jadi, dakuw dibisikin oleh sahabat blogger yang anaknya homeschooling. Ia memiliki banyak ide untuk belajar di rumah sambil bermain. Wah, kreatif bener sobatku itu ya? Ternyata tidak! #eh. Dia ternyata memiliki sebuah website yang bisa dibilang jadi primbon buat dia belajar bersama anak-anaknya.

Website itu adalah Morinaga MI Play Plan
Yup, ternyata website ini adalah harta karun buat para emak se-Indonesia #halah. Website ini berisi modul digital yang menjadi panduan para Orangtua untuk mengenal tipe kecerdasan anak dan bagaimana menstimulasinya.

Tak heran, Disana banyak terdapat ide permainan seru untuk si kecil, ada rencana bermain hingga materi yang bisa dicetak untuk jadi bahan belajar sambil bermain para Ayah dan Bunda lho! Seru bangeet....

Modul digital ini adalah persembahan dari Moricare+ Prodiges yang merupakan sinergi antara nutrisi dan stimulasi, inovasi terbaru dari Morinaga.

Morinaga adalah salah satu produk dari kalbe nutritionals, yang merupakan anak perusahaan dari kalbe farma.
MoriCare+ Prodiges menghadirkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai konsep Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence). Awalnya, “kecerdasan” hanya dikonotasikan dengan nilai IQ. 

8 kecerdasan majemuk anak
Nah, sudah tahu kan Bun, bahwa kecerdasan manusia itu tidak hanya kecerdasan akademik atau di bidang sekolah saja. Ada 8 jenis kecerdasan yang mendukung keberhasilan anak dalam bermasyarakat dan hidup mandiri. Kecerdasan ini dinamakan kecerdasan majemuk. Nah, untuk mengetahui tipe kecerdasan apa yang dimiliki oleh anak kita, dan agar kita lebih mudah membimbingnya belajar, maka kita kenali anak kita.

Di website Morinaga ini, ada serangkaian tes untuk mengetahui tipe kecerdasan apa yang dimiliki anak-anak. Kita bisa mengetahui tipe belajar masing-masing anak dengan menjawab 50 pertanyaan. Dan diakhir tes, akan ada jawabannya. Karena Nailah sudah pernah mengikuti tes serupa di sekolah, maka Alde yang saya isi tesnya.

menstimulasi anak dengan membaca buku bersama (Foto: Lestari)
Hasilnya, Alde paling menonjol kemampuan linguistiknya, Temans.

Ciri-ciri
  • Memiliki tata bahasa yang baik dan mudah memahami dan memberikan informasi dalam bentuk bahasa.
  • Mampu menuangkan idenya secara rinci dalam bentuk tulisan kreatif.
  • Senang mendengarkan cerita dan bercerita.
  • Mampu mengingat nama benda dengan baik.
  • Suka bermain dengan kata-kata seperti teka-teki atau menyusun huruf.
  • Suka membaca.
  • dan lain-lain.
Cara menstimulasi
Ada banyak cara sederhana yang bisa dilakukan oleh Bunda dan Ayah untuk mengembangkan kecerdasan linguistik Si Kecil, antara lain dengan cara:
  • Bercerita kepada Si Kecil.
  • Meminta Si Kecil menceritakan dan menuliskan kegiatannya sehari-hari.
  • Melakukan permainan kata-kata seperti permainan menebak atau permainan menjabarkan suatu objek dengan kata-kata.
  • Menghafal syair lagu.
  • dan lain-lain.
Hehe ternyata yaaa..dengan tes ini kita bisa mengetahui kecerdasan apa yang paling menonjol dari anak dan bagaimana menstimulasinya. Nah, saatnya membongkar isi kotak ajaib hehe.

menggambar dan mewarnai juga mengerjakan permainan interaktif disukai my krucils
Yang diincar Alde dan Nai pertama tentu saja satu set pensil warna, krayon dan spidol. Wah, langsung deh berkreasi di atas buku gambar. Menggambar lalu mewarnainya. Kami juga mengikuti petunjuk dari setiap permainan. Ada menyusun kata, menarik garis putus-putus dan banyak lagi aktivitas seru lainnya.

Terus, Alde dan Nai mencoba membuat wayang kertas.
Waang kertas bergambar duo ikon Morinaga ini sukses dimainkan bertiga di kamar mereka.
Jadi bikin pentas drama kecil-kecilan hehe, yang jadi penontonnya para boneka binatang. Seru!

main wayang kertas sebelum tidur hehe
Keesokan harinya, Kak Nai mengajak sahabatnya, Kak Steffi untuk playdate di rumah kami.
Mereka berdua ask main pasir berwarna yang sebenarnya adalah garam dapur yang diberi pewarna makanan dan dicetak dalam cetakan plastik berbentuk ikan. Seru jugaa yaa...

main pasir berwarna di teras rumah
Yang kurang adalah mencoba membuat gitar dari kardus susu Morinaga, karena kardusnya keburu diangkut Kakak untuk tugas sekolah, membuat tempat tisu hehe. Padahal bahan untuk membuat gitar kardus itu sudah komplet di dalam box, hiks!


3 comments:

  1. Permainannya keren dan sangat mengedukasi, ya? :D Jadi pingin mainan sama sikecil. :D

    ReplyDelete
  2. Garam dapur diberi pewarna unik juga ya hehe. kalo aku dulu ampas parutan kelapa itu diberi pewarna.

    ReplyDelete
  3. Keren ya aplikasinya, bisa dapat banyak ide untuk bermain dan mengembangkan bakat si kecil. Saya termasuk emak yg nggak kreatif mbak, agak males bikin2 gitu. Bisa belajar dari MI plan kali ya

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...