Saturday, April 4, 2015

Berkaca dari Pengalaman Sakit Beby Haryanti Dewi

Dear Temans,

Dakuw mau cerita tentang foto selfie eh welfie yang satu inih.
Sudah tahu kan dakuw berfoto dengan siapa? Yup, The one and only, Beby Haryanti Dewi.
Aku sudah mengenal Kak Beby lamaa...sejak Multiply masih bertahta, uhuk. Tahun berapa ya?

Berkaca dari Pengalaman Sakit Beby Haryanti Dewi
Me and Beby


Dakuw sering mengikuti cerita-cerita mantan kepala teller ini di MP-nya.
Waktu dia di Aussie, Jerman, bahkan ketika balik Aceh.  Adaa saja cerita-cerita seru tentang keluarga Maulana. Juga sepak-terjangnya sebagai penulis di Aceh.

Aku juga beli bukunya pas Kak Beby mengeluarkan Diary Dodol Seorang Istri, buku Catatan Istri Dodol. Kocak banget. Buku yang ditulis untuk mengimbangi buku terkenal Asma Nadia yang mellow yellow, Catatan Hati Seorang Istri.

Kak Beby termasuk produktif. Bukunya yang lain: Mayoret Jutek, Putri Malu-Maluin Sejagat. Dan yang terbaru Kumpulan Dongeng Islami Menakjubkan. Bukunya rata-rata bergenre anak dan remaja. Total 11 buku solo, 2 buku duet dan banyak antologi.

Berkaca dari Pengalaman Sakit Beby Haryanti Dewi
karya terbaru Beby Haryanti
Kami juga sempat sebuku lho antara lain di buku Norak-Norak Bergembira, Catatan Hati di Setiap Sujudku, KDRT

Ketika Multiply tewas, bloggernya kocar-kacir kesana-kemari.
Tapi, kami tetap temenan di FB. Apalagi, kami sama-sama anggota Komunitas Penulis Bacaan Anak. Beberapa waktu, Kak Beby nggak ada kabar di FB. Kami lost contact. Nggak ada cerita-cerita seru Kak Beby di Facebook. Kemanakah dia?

Nggak nyangka, berawal dari coba-coba plus nekad mengirimkan naskah cernak ke Mizan, aku terpilih mengikuti Workshop menulis cerita anak untuk pembaca pemula di Room To Read. Dan, ternyata, aku sekamar bareng Kak Beby! Waaa!

Dakuw tuh sebenarnya pemalu, uhuk uhuk.
Agak kagok kalau pertama kali bertemu. Bingung mau ngomong apa *keringat dingin haha.
Walaupun udah kenal lama, dakuw deg-degan ketemu si dia. Aduh, ntar kaku nggak ya? Ngobrol nggak ya? Apalagi, kami bakal sekamar selama tiga eh empat hari.

Dan, ketika akhirnya kami bertemu. Kekhawatiran itu sirna.
Jadinya, ngoceeeeh melulu! Ada saja yang dibahas. 
Kami malah nggak keluar-keluar dari kamar pada hari pertama di kamp *eh. 
Padahal, Widya Rosanti sudah jalan kaki sampai Floating market. Mbak Erna sudah minum wedang ronde di warung depan. 

Hohoho, Aku dapat oleh-oleh kopi Aceh asli, lho. Kopinya wangii. Aceh terkenal sebagai produsen kopi nikmat di Indonesia. Tadinya, aku nggak begitu suka kopi, hanya kopi susu saja. Eh, kopi Aceh Kak Beby nikmat pisan. Nendang. Gara-gara langka, minumnya juga dikit-dikit biar awet. Special occasion aja hihihi.

Dan eykee, Saking excitednya mau kopdaran perdana dengan Kak Beby, malah lupa menyiapkan oleh-oleh, hiks *alasaaan!

Hari berikutnya terasa berat *tsaah...
Muka-muka kami sudah lecek. Menerima materi seabrek, mikir ide, meeting dengan editor, ngedit cerita.
Perempuan yang fasih bahasa Jerman ini, rajiin bingit bikin tugasnya.
Begitu kelar meeting dengan editor, tugasnya langsung digarap.
Aku malah tidur dulu dengan harapan bangun dini hari. Ngetik sambil nonoton film horor di HBO. Padahal, ceritaku baru kelar dibantai!

Berkaca dari Pengalaman Sakit Beby Haryanti Dewi
kalau ini welfie dengan tim Mizan hehehe
"Kepalaku berasap. Rasanya, disini aku nggak ada apa-apanya. Anak bawang. Padahal di Aceh aku seleb lho!" canda Kak Beby hihi setelah naskah kami direvisi untuk kesekian kalinya.

Iyaa, Di Banda Aceh, Kak Beby aktif sebagai penulis dan pengajar kelas menulis yaitu Kelas Menulis Keren & Aktif. Ia juga aktif di FLP Aceh. Selain itu, ia mengajar bahasa Jerman di sebuah SMA negeri dan menjadi editor untuk sebuah majalah terbitan Aceh.
Dan dia mengaku mati kutu di workshop cerita anak ini! Hahaha, sama! *golek konco, doeeng!

Yang aku salut, Ibadah Kak Beby tepat waktu. Begitu azan, ia langsung mlipir untuk shalat.
Beda dengan aku yang makan dulu, ngobrol dulu, hiks. Tilawah dan shalat sunnah juga kencang. 
Aku belajar banyak darinya.
Nggak nyangka, wajahnya yang kelihatan pendiam, agak jutek eh ternyata kocak.
Ya iyalah, penulis komedi gituu. Ya 11-12 lah dengan aku yang kalem hahaha *plak!
Memang, penulis komedi biasanya orangnya cool ya hihihihi *ups.

Satu lagi, 
Ternyata selama ini Kak Beby ngilang dari sosmed karena sakit vertigo cukup parah.
Berbulan-bulan harus bedrest.Ia tidak bisa bangun dari tempat tidur.
Jangankan untuk online, melihat layar laptop pun kepalanya berputar-putar.

"Aku mengira, waktuku sudah dekat wi," katanya terpekur.
Ia bercerita kalau selama berbulan-bulan, ia berobat ke dokter dan hasilnya nihil. Ia tidak bisa bangun dari tempat tidur karena pusing.
Tak terbayang.
Menurut dokter,  penyebabnya karena ia kelelahan di depan komputer.
Saat itu, diakuinya ia sangat mempforsir dirinya. Selain menulis naskah buku, ia menjadi redaksi majalah lokal, juga editor  freelance untuk sebuah penerbit di Bandung. Tiada hari tanpa nongkrong di depan layar komputer.

"Urat di pelipisku sampai nampak, Dew," kenangnya. "Waktu itu memang jobku banyak. Selain nulis dan ngajar, aku editor freelance 4 penerbit."

Aku meringis. Ngeri.
Tubuhnya sudah mengirimkan sinyal-sinyal warning, tapi ia abaikan.
Dan terjadilah. Ia sakit. Hingga berbulan-bulan lamanya, ia tak bisa mengurus keluarga.

Sungguh, Aku takut.
Penyakit penulis banget ya suka keasikan di depan layar komputer tak kenal waktu. Padahal, tubuh menjerit-jerit minta istirahat.
Apalagi, baru-baru ini aku hobi begadang, hingga telinga kadang berdenging.

"Hati-hati, awalnya telinga yang berdenging. Itu kelelahan."
Masya Allah, aku ketakutan.

"Akhirnya aku off segala macam sosmed. Nggak pernah menyalakan komputer. Nggak sanggup, Dew"

Kak Beby mencoba berobat alternatif  dengan bekam. Karena obat-obatan tak mempan lagi.
Selama 6 bulan, ia dibekam. Perlahan, kesehatannya membaik. Lalu sembuh. Peristiwa sakit ini benar-benar jadi pelajaran baginya.

Kak Beby is back!
Ia kembali beraktivitas. Tapi, ia tidak mau ngoyo.
Nongkrong di depan komputer pun ia batasi waktunya. Mengurangi job sebagai editor.
Kak Beby ingin fokus menulis buku anak saja.
Bahkan ponselnya pun tak ada WA atau BBM. Hanya SMS saja. Facebook dibuka sesekali untuk tahu kabar teman-teman.

Fiuh. Aku ternganga mendengar cerita ibu tiga anak itu.
Terngiang-ngiang dalam waktu lama.
Sekarang, aku nggak berani memaksakan diri. Walaupun atas nama deadline. Atau apalah. Aku mendengar ritme tubuhku. 
Foto welfie ini kami ambil sebelum Kak Beby pulang ke Banda Aceh hari Sabtu pagi itu.
Dia pulang duluan. Sedangkan aku pukul 11.00.
Gara-gara heboh bikin tugas, kami sampai lupa foto bareng! Padahal, ini kesempatan berharga karena kami dipisah jarak. Ungaran-Banda Aceh, bo.

Buru-burulah foto ini diambil di kamar hotel.
Sebelum supir taksi pesanan Kak Beby tiba.
Dan, ngaku deh. Aku paling nggak bisa selfie, sampai pegal megang ponsel gagal melulu, hahaha. Maklum, biasa difoto *plak! Akhirnya kami berfoto dua kali. Haha.

Berkaca dari Pengalaman Sakit Beby Haryanti Dewi
percobaan pertama, matanya ke arah sini kak!

Begitu Kak Beby pergi, langsung kosong kamar hotelnya.
Hatiku juga hiks...kapan ya bisa ketemu lagiii? Semoga segera, ada rejeki dan usia, aamiin.

Alhamdulillah, begitu indah pertemuan kami di Lembang.
Banyak bertukar ide, pelajaran, pengalaman. Impian kami.
Semoga ada kesempatan lagi bisa bertemu Kak Beby, atau aku bisa main ke Banda Aceh, aamiin.

Sehat selalu dan menginspirasi ya Kak Beby. Semoga kita bisa berkaca dari pengalaman sakit Beby Haryanti Ingin kenal lebih dekat? Klik www.bebyharyantidewi.blogspot.com, yaa :)





49 comments:

  1. Wah, mb Dedew....saat ini aku seperti Kak Beby, lagi semangat-semangatnya depan laptop. Nulis, ngedt, eksis.... Tiada hari tanpan depan laptop, bahkan setengah begadang mulu. Tidur tengah malam. Waah, harus punya jadwal ya kayaknya. Makasi ya sudah berbagi....smoga kak Beby sehat dan kita semua diberi kesehatan, aamiin....

    ReplyDelete
  2. Waw..kalo kuping berdenging harus hati2. Okeoke

    ReplyDelete
  3. Warning buat yg suka di depan komputer ato lepi lama2 ini. Nice share Mak.

    ReplyDelete
  4. Sukses ya mbak buat kontestnya, saya mau ikutan tapi bingung storynya hehe

    ReplyDelete
  5. Duuh senangnya bisa menimba ilmu bersama. Telinga berdenging..? Wah saya pernah merasakan itu. Harus hati-hati ya..? Makasih sharingnya Mak..

    ReplyDelete
  6. Wah musti pinter atur waktu ya biar ga kelamaan d depan kompi dan jd vertigo. Sukses buat GA nya y

    ReplyDelete
  7. MasyaAllah Dedew. Senengnya ketemu Kak Beby :)

    Aku dulu dekaaat banget dengan beliau waktu di UK dan Kak Beby di Jerman, lalu saat Kak Beby di Oz.

    MP bubar, aku kehilangan kontak.

    Ternyata ada di facebook ya? :D

    Mau add ah, colek aku di salah satu status Kak Beby ya Dew :)

    Nuhun!

    Eh, lomba wefie ini kapan berakhirnya?

    Mau ikut!

    ReplyDelete
  8. Semenjak nikah diriku gak mau terlalu ngoyo Mbak.Ambisinya direm dikit lah, daripada ambruk. Ada prioritas, adil sama tubuh dan terpenting anak-anak. Sukses GAnya. Eh, aku juga ikutan ding..hihihi..

    ReplyDelete
  9. Walah vertigo
    sukses y mak bwt ga nya
    @guru5seni8
    http://hatidanpikiranjernih.blogspot.com

    ReplyDelete
  10. pelajaran penting. Semoga menang GA.nya yah, Mbk :)

    ReplyDelete
  11. Thanks bgt....warning buat diri sendiri

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. Kelelahan di depn komputer ba jd vertigo ?. Aduuhh..ngeri..makasih y mak ats infonya...harus lbh hati2 dah ini ya...cz sering terlena kalau udh di dpn latop komputer

    ReplyDelete
  14. Hadew Mbak Dedew, Aku sejak kuliah sampai sekarang hobinya didepan laptop. bisa begadang 2 hari, betah. Bukan nulis, soalnya aku juga programmer. Dan akhir akhir ini aku sering kepala pening tanpa sebab. Nggak sanggup lihat laptop lama. Kepala pusing berat banget, kadang jalan nggak konsen. Kayaknya aku harus cek. matur nuwun banyak infonya mnak. harus kubatasi nih.

    ReplyDelete
  15. wah, berawal dari telinga berdenging ya, mba dew. ngeri juga ya kalo sampe parah. mungkin karena kebanyakan deadline. semoga kita semua selalu diberi kesehatan sama Allah. aamiin

    ReplyDelete
  16. Informatif mbak, saya jadi tahu kalau berlama2 di depan laptop bisa menyebabkan vertigo, hrs membatasi diri, disesuaikan dg ritme tubuh, TFS ya mbak, semoga menjadi pemenangnya

    ReplyDelete
  17. Aku juga seleb lho di Aceh *kabooooor :v :p

    ReplyDelete
  18. Saya tiap hari 12 jam di depan komputer nih mbak...pinter2 aja sih mungkin ya hehe salam kenal saya juga ikutan nih :).http://www.novawijaya.com/2015/04/selfie-story-in-beautiful-island.html?

    ReplyDelete
  19. @nova: iya diatur aja jangan terus2an diselang-seling gerak badan, ngemil, selfie dll hehe..encok juga kelamaan nongkrong depan lappy..

    ReplyDelete
  20. Iyaaa...percayaa kii..*minta ttd dan traktiran eki haha..

    ReplyDelete
  21. @ila: iya kayaknya aku tuh kelelahan pas kuping berdenging, rehat langsung ilang, takuut..

    ReplyDelete
  22. @inda: banyak sih penyebab vertigo salah satunya kelelahan itu mak..

    ReplyDelete
  23. @susan: iya sepertinya kudu diselingi kegiatan mbok emban san, nyuci, ngepel, hehe

    ReplyDelete
  24. @mba deka: huaa..iya ayo dijadwal mba..jangan sampai diforsir..

    ReplyDelete
  25. Sudah 6 bulan terakhir aku juga ngurangin aktivitas depan kompi mak, suka pening. Entah lah, sekarang rasanya jadi lebih cepet capek duduk lama depan layar.

    ReplyDelete
  26. Iya mak, harus balanca antara waktu untuk kerja, istirahat, sama waktu untuk kebahagiaan kita sendiri n keluarga :)

    ReplyDelete
  27. Aku dulu pas awal-awal kerja di bagian internet pernah ngalamin mata merah n berair kalau liat monitor, ternyata mataku kaget Mbak tiap hari harus mantengin monitor.
    makaasih udah ngingetin lewat artikelnya ini :-)

    ReplyDelete
  28. wah, telinga berdenging itu tanda kelelahan, ya. Akhir-akhir ini, saya merasakan seperti itu. Jadi, takut juga. Rasanya harus mulai istirahat

    ReplyDelete
  29. Rasanya memang menyenngkan sekali ya bisa bertemu dengan seseorang yang bisa menginspirasi dan mengajari kita tanpa sadar. :) Semoga apa yang mbak Dew dapat bisa dipraktekin... gak cuma diawang-awang. Aku juga sih *toyor diri sendiri :D

    ReplyDelete
  30. Vertigo memang harus hati2 karena menyangkut syaraf.
    Aku sekarang di rumah jarang pegang komputer, kalau di kantor sih tetep selalu di depan komputer.

    ReplyDelete
  31. Semoga Mbak Beby bisa bener-bener pulih.. Aamiiin..

    ReplyDelete
  32. sedang ikutan GA ya mba, semoga sukses dan menang..
    salam kenal ya.. :)

    ReplyDelete
  33. Maak .. kayaknya saya pernah baca tuh Diary Dodol Seorang Istri, sudah lama kan ya?

    Ternyata Mbak beby ini ya penulisnya ...

    Ini tulisan keren bingit. Kayaknya bakal menang deh. Sy gak punya cerita utk ikut :(

    Moga menang ya ... ini inspiratif sekali. Sekaligus warning buat saya juga yang suka keasyikan di depan lepi :)

    ReplyDelete
  34. oh...ternyta Kontes To,....yo wis...gut lak...Insya Allah sukses ngontesnya mbak....

    ReplyDelete
  35. @mba mugniar: iya mak yg diary dodol..emang mau cerita ttg kak beby eh pas ada lomba, sekalian :*

    ReplyDelete
  36. ,@reni: iya mba udah full di kantor, di rmh istirahatkan bodi ya..

    ReplyDelete
  37. Perjuangan seorang penulis berat nian ya?
    Jaga kesehatan aja deh. Turutin apa kata tubuh. Kalau memang harus istirahat ya dibawa istirahat aja. Semoga pada sehat selalu.

    ReplyDelete
  38. Pelajaran yang saya dapat hari ini adalah, nulis yo nulis nanging elingo istirahat. Sambil mengingatkan pada diri sendiri supaya nggak terlalu memforsir tenaga di depan leppie :)

    ReplyDelete
  39. Jadi hari gini HP nya cuman buat sms ???? Omaga dunia serasa berhenti berputar #DikeplakKancut

    ReplyDelete
  40. Aku udah ngalami mbak, vertigo tahun kemarin. Tahun ini tangan kena carpal syndrome, haduuuh...

    Terlalu lama di depan PC pas di tempat kerja, trus di rumah lanjut nulis di lepi. sekarang aku kurangi sih, sambil minum suplemen.

    ReplyDelete
  41. @mba wati: iya yaa mba wati kena vertigo juga. Jl aku dulu mukaku mba syarafnya cape mpe kedutan..

    ReplyDelete
  42. Wao.. harus berhati2 nih kalau udah ada 'warning' dari tubuh.. makasih ceritanya mbak dew

    ReplyDelete
  43. Hemmm... jadi belajar dr postingan ini..m

    ReplyDelete
  44. Penting banget memang istirahat ya ... apalagi usia semakin berkurang. Thx Mbak Dewdew

    ReplyDelete
  45. Saya baru tahu, kuping berdengung itu gejala vertigo, mak Dedew. Thanks ya infonya. Sukses buat GA nya :)

    ReplyDelete
  46. segala sesuatu yg diforsir memang ga bgs kok mba.. Akupun suka lupa waktu kalo udh duduk dpn lappy. Tapi untungnya biasanya yg ampe begadang lama itu pas malam minggu aja... hari2 lain aku ga mw lebih dari jam 11 krn bsk paginya kan msh hrs kerja kantoran :) ..Intinya tau batas kekuatan bdn kita sih

    ReplyDelete
  47. semoga keakraban yang terjalin tetap langgeng ya...

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...