Piknik ke Studio Alam Gamplong di Sleman, Yogyakarta

Dear Teman,

Awal tahun ini, kami sekeluarga main ke Yogya. Tujuan utamanya menjenguk Tante Mur yang sedang pemulihan setelah operasi. Setelah berkunjung ke rumahnya di kawasan Condong Catur, kami pun jalan-jalan. Saat itu, sedang libur tanggal merah jadinya Yogya crowded banget. 

Piknik ke Studio Alam Gamplong di Sleman, Yogyakarta

Tujuan awalku ingin ke Pabrik Cokelat Monggo sepertinya tak bisa terlaksana karena macet. Rencana makan gelato di Tempo Gelato pun disingkirkan karena antreannya mengular, huhu.

Jadilah, suami mengajak berwisata ke Studio Alam Gamplong. Tepatnya di Jalan Gamplong, Dukuh Sumberrahayu, Kec. Moyudan, Kabupaten Sleman. Perjalanan ke sana cukup makan waktu ya sampai encok pinggang kok nggak sampai-sampai hihi. Ternyata, dari Condong Catur jaraknya sekitar 26 km! Jauh juga ternyata hihi.

Piknik ke Studio Alam Gamplong di Sleman, Yogyakarta

Untungnya, sepanjang perjalanan kami melewati daerah perkampungan dan persawahan yang asri jadi lumayan terhibur. Duh, bagaimana kalau jauh-jauh ke sana terus zonk? Pasti kecewa banget ya.

Baca Juga: Staycation di Pande House Yogya 

Apalagi, suamiku mengusulkan tempat wisata ini hanya bermodal searching di Google. Bismillah, semoga tidak mengecewakan. Pas kami tiba, wah ternyata tempatnya ramai. Di parkiran, berjejer bus-bus besar dan mobil pribadi. Wah, prospeknya bagus nih, hehe.

Piknik ke Studio Alam Gamplong di Sleman, Yogyakarta
Rumah Nyai Ontosoroh

Kami membayar tiket masuk di loket depan. Tiketnya sukarela saja mau bayar berapapun, unik ya. Lalu kami masuk deh ke kawasan seluas lima hektar ini. Studio Alam Gamplong, sesuai namanya adalah studio film yang berada di alam terbuka. Studio ini memiliki beberapa set film yang benar-benar digunakan untuk syuting film Indonesia. 

Sebelum menjadi tempat wisata yang bisa dikunjungi masyarakat, tempat ini adalah lahan perkebunan tebu untuk pabrik gula. Kemudian, disewa untuk pengambilan gambar film besutan sutradara Hanung Bramantyo The Untold Love Story tahun 2017. Setelah syuting selesai, bukannya dirobohkan set film ini diberikan kepada Bupati Sleman saat itu, Pak Sri Purnomo dan diresmikan presiden tahun 2018. Pengelolaan tempat ini sepenuhnya oleh masyarakat Desa Wisata Gamplong.

Piknik ke Studio Alam Gamplong di Sleman, Yogyakarta

Piknik ke Studio Alam Gamplong di Sleman, Yogyakarta

Dalam studio ini, terdapat beberapa set yang bisa kita kunjungi seperti replika Kranggan, Pecinan, Benteng VOC hingga tempat barang rongsokan ada. Selain film The Untold Love Story, studio ini juga dipakai untuk syuting Bumi Manusia yang diangkat dari buku terkenal karya Pramoedya Anata Toer. Film ini diperankan Iqbaal Ramadhan, Mawar De Jongh dan Ine Febriyanti. Di tiap ruangan berjejer pigura foto saat syuting film Bumi Manusia.

Baca Juga: Studi Tur Sekolah Nai ke Bandung

Yang menarik, ada set rumah bertingkat bergaya vintage yang menjadi tempat syuting film Ainun Habibie 3 yang diperankan Reza Rahadian dan Maudy Ayunda. Ada banyak set film lainnya seperti Sultan Agung, Satria Dewa: Gatotkaca, Trinil dan banyak lagi. Selain itu, tempat ini juga digunakan untuk syuting iklan dan video klip.

Piknik ke Studio Alam Gamplong di Sleman, Yogyakarta

Piknik ke Studio Alam Gamplong di Sleman, Yogyakarta
Rumah tempat syuting Ainun Habibie 3

Ada wahana kereta atau trem Stasiun Soerabaja-Gambir yang padat antreannya saat itu. Rutenya pun pendek tapi menarik untuk dinaiki. Oh iya, untuk masuk ke dalam set film, kita dipungut tiket lagi ya. Tiap set kalau tidak salah tiket masuknya Rp10.000 per orang. Bahagia banget pas masuk ke dalam rumah bertingkat tempat syuting Bumi Manusia. Saat itu, ada pemotretan pre wedding dengan busana ala Tuan dan Noni Belanda. Pas banget dengan suasana vintage rumah berhalaman luas itu.

Di bagian dalam, kita bisa memasuki tiap ruangan yang ditata ala zaman Belanda. Rumah ini adalah rumah Nyai Ontosoroh serta suami dan kedua anaknya. Setnya lengkap dari ruang tamu, ruang tengah, ruang makan hingga kamar tidur dan perpustakaan. Duh, jadi terbayang adegan Minke, istrinya Annelies dan Nyai Ontosoroh sedang menikmati makan malam di ruangan besar yang dipenuhi barang indah.

Nah, di lantai dua, kita bisa menikmati ruangan perpustakaan dan ruangan santai dari film Bumi Manusia. Perpustakaannya ada buku-buku asli lho dan jadul lagi. Cantik banget. Untuk naik ke lantai dua, kita harus bergiliran tidak boleh naik sekaligus karena lantainya terbuat dari kayu. Jadi, kalau hari libur atau akhir pekan harap sabar menanti ya.

Piknik ke Studio Alam Gamplong di Sleman, Yogyakarta
Perpustakaan Nyi Ontosoroh

Piknik ke Studio Alam Gamplong di Sleman, Yogyakarta

Ada set film horor juga lho di sana. Namanya Rumah Kiblat Trinil. Hanya saja, kami tak ada yang berani masuk. Takut, hihi. Kami hanya sempat berfoto di halaman set rumahnya berupa pekuburan dengan mayat di tiang gantungan. Tiap beberapa menit, mayatnya bergerak, bikin kaget deh. Set film horor ini tak boleh difoto karena saat itu sedang berlangsung syuting film horor.

Seru banget set-set ini dijadikan tempat berfoto para pengunjung karena memang seestetik itu, apa lagi kalau ada persewaan kostumnya ya setiapnset biar fotonya lebih menjiwai lagi hihi. Misalnya baju Cina di Pecinan, baju ala Noni Belanda di set Bumi Manusia. 

Piknik ke Studio Alam Gamplong di Sleman, Yogyakarta
Rumah hantu dengan mayat tergantung

Yang juga menarik adalah set jalanan yang dipenuhi toko-toko lawas. Mulai dari toko kelontong, toko mainan hingga studio foto berjejer. Ada mobil antik juga diparkir di jalanannya. Benar-benar mencerminkan suasana tempo dulu. Di dalam studio ini, ada beberapa toko dan warung untuk bersantai sejenak sambil makan dan minum. Di dekat parkiran juga banyak warung makan dan kios oleh-oleh. Jadi nggak bakal kelaparan atau kehausan. Hingga sekarang, studio ini masih dipakai lho untuk syuting film dan iklan. Tertarik mengunjungi Studio Alam Gamplong? Yuk, ajak keluarga!

Studio Alam Gamplong 
Jalan Gamplong, Dukuh Sumberrahayu, 
Kec. Moyudan, Kabupaten Sleman. 
Buka Setiap Hari Pukul 09.00-17.00 WIB

Dewi Rieka

Seorang penulis buku, blogger dan suka berbagi ilmu menulis di Ruang Aksara

21 Comments

  1. Ah, ternyata karena ituu ya namanya studio alam, ya karena ini memang bekas studio untuk shooting banyak film.
    Aku tuh seneng lho lihat set film bisa dimanfaatkan kayak gini. Pertama jadi gak mubazir set-nya, kedua tentu menambah pendapatan daerah kan yaa. Terus ketiga tentu menyenangkan orang-orang yang berkunjung. Terbukti bisa jadi tempat foto-foto dan cukup ramai yaa mbak.

    Ih kapan-kapan kalau ke Jogja pengen ke sini deh.

    ReplyDelete
  2. Yogya tuh kapan yhaa engga crowded
    aku pernah ke sana weekdays (Rabu sampai Jumat) kondisinya juga full manusiaaaa

    bus besar pariwisata juga sliweran d mana²
    🤣🫣 aku dah bolak/i ke Jogjaaaa, tapi blm pernah ke sini nih
    Mupeeenggg💃💪

    ReplyDelete
  3. Yaampun rumah hantunya beneran masih ada yang bunuh dirinya ya itu ...
    Namanya studio pasti semua dibuat sesuai kondisi nyata ya. Apalagi masih digunakan untuk pemotretan dan rekam film semuanya pasti diperbarui terus

    Pantas tiket masuk seikhlasnya, wong di dalam setiap set syutingnya bayar lagi dengan harga yang sudah tertera jelas

    ReplyDelete
  4. Waktu ke Jogja kemarin pengen mampir sini tapi nggak sempat karena nggak searah sama tujuan utama Gunungkidul. Semoga lain kali bisa main ke sana. Keren sih tempatnya. Saya juga sempat lihat reviewnya di youtube. Cakep! Berasa hidup di masa lalu 😁

    ReplyDelete
  5. Wah gila keren banget studi alam ini. Ternyata bekas syuting berbagai film beken di sana. Aku belum pernah ke sana. Ntr kalo ke Jogja wajib mampir ke Sleman nih buat ke sini.

    Mas Hanung dan sutradara lain jg keren. Rumah tempat syuting beragam filmnya tidak dibongkar tapi dijadikan tempat wisata. Ini bisa jadi pendapatan daerah tuh.

    ReplyDelete
  6. Wuah informasi menarik ini, jadi diingetin lagi studio ini. Kebetulan nanti ada rencana ke Jogja lagi. Semoga sempat mampir. Tertarik dengan perpustakaan yang dipakai syuting Bumi Manusia. Lainnya juga menarik ya, aku suka dengan suasana vintage gitu.

    ReplyDelete
  7. Aku pernah baca ttg tempat ini di postingan mba ery. Dan memang menarik ya mbaaaa. Sayangnya tiap ke Jogja ga sempat kesana 😄😄.

    Padahal teringin lihat set syuting bumi manusia, secara aku udah baca bukunya, tp ga nonton filmnya 😂.

    Memang kalau ke Jogja itu jangan peak season deh mbak muaceeeet hahahha.

    ReplyDelete
  8. Keren banget yaaa Mas Hanung Braamantyo. Set film yang sebegitu mahalnya, dia serahterimakan begitu saja, agar bisa menjadi berkah bagi masyarakat sekitar. Akhirnya masyarakat pun bisa berswadaya mengelolanya. Dan lebih hebatnya lagi, set ini malah jadi terus berkembang gitu lho ya mbak, dipake untuk berbagai keperluan film berikutnya.

    Memang harusnya seperti ini sih ya. Filmnya sukses, lokasi syutingnya pun ikut kecipratan rezekinya. Biar semuanya bisa dapet berkah, hehehehe

    ReplyDelete
  9. Lumayan sering ini lewat di beranda media sosial saya tentang Studio Alam Glampong ini, tapi sayang belum pernah ke sana.

    Salut dengan perawatannya yang masih tertata baik, cocok banget untuk dapat swafoto dengan spot-spot yang instagramable

    ReplyDelete
  10. Wow.. seru sekali jalan-jalan ke Studio Alam Gamplong ya, Mbak. Walau perjalanan jauh dan melelahkan, tapi akhirnya terbayar sudah. Set-setnya menarik. Jadi bisa langsung melihat Seperti apa set film yang syuting di sana. Apalagi kalau sudah nonton filmnya. Cocok nih, nambah foto-foto selfie selama di sana.

    ReplyDelete
  11. wah ada juga ya ternyata tempat wisata yang isinya set berbagai film yang pernah tayang gitu. buat yang suka dengan dunia film kayaknya wajib banget datang ke tempat ini kalau ke Yogya, ya, mbak

    ReplyDelete
  12. Waah, kak Dedew yang udah rame² aja gak berani masuk ke rumah Trinil, apalagi daku huhu.
    Asik sih studio alam seperti ini, buat jadi tempat wisata yang seru bareng keluarga ataupun teman.

    ReplyDelete
  13. Luas banget lima hektar, ternyata unik yaaaa. Banyak area yang menarik buat dikunjungi saat ke Studio Alam Gamplong. Terutama set film Bumi Manusia, jujurly ini film sangat melekat dalam ingatan apalagi ada Iqbal jadi salah satu pemeran.

    Ternyata setiap masuk ke area set film ada tiket masuk lagi ya? Worth it sih buat di jelajah sambil liburan seru dan flashback kesuasana tempo dulu.

    ReplyDelete
  14. Dari dulu pengen ke sini belum kesampaian nih mbak. Sebenarnya ini lokasinya jauh dair pusat kota atau nggak terlalu jauh ya?
    Di sini selain liat bangunan2 vintage juga secara nggak langsung bisa belajar ttg sejarah juga keknya yaa.
    Keren rumah Nyi ontosoroh sampai dibuat perpustakaan dengan buku2 real yaa.
    Owalah jadi dulu aslinya lokasi perkebunan tebu ya? Apakah kebunnya masih ada sisanya juga?

    ReplyDelete
  15. Waah baru tau saya ada temoat destinasi wisata sekeren ini di Yogyakarta. Saya mau kesini ah kalau liburan nanti. Mau melihat rumah Nyai Ontosoroh...hehehe...selama ini kan saya cuma kenal Ontosoroh di buku Bumi Manusia. Banyak spot instagramable nya lagiii....seruu yaa

    ReplyDelete
  16. Berarti ini klo dari pusat kota Yogyakarta, jauh ya mbak. Terpencil gitu ya. Tapi meski jauh perjalannya, worth it ya. Aku mau kapan kapan ajak anak anak kesini. Anak anak pasti penasaran sama rumah hantu, hehe

    ReplyDelete
  17. Wah kalau setiap shooting film jadi muncul satu destinasi wisata baru, oke juga ya mba.
    Karena setauku di Korsel juga turis minat sekali datang ke setting suatu drama yang mereka tonton.
    Semoga semakin banyak yang seperti Studio Alam Gamplong di Indonesia

    ReplyDelete
  18. Seru nih di Studio Alam Glampong, auto googling, lumayan ga terlalu jauh dari Jogja, bisa ke rumah saudara sekalian pas kesana
    Ingin menikmati vibes syuting film wkwkwk

    ReplyDelete
  19. Suasananya so vintage yaa..
    Jadi kadang mikirnyaaa jugaaa rada horor. Hihihi.. ini aku aja kalik yaah.. padahal maah.. kincanaa kok.
    Paling suka sama setting lawas gini.. dan karena kurangnya nonton film Indonesia, aku jadi ikutan mencatat beberapa film yang ka Dew mention di atas.. masuk watchlist tontonan akuuu..

    ReplyDelete
  20. Wah menarik nih tempatnya. Kayak tempat jadul yang penuh sejarah ya. Suka deh aku ke tempat yang begini. Walopun kadang aku orangnya parnoan. Hehehe... Jadi kangen ih ke tempat-tempat kayak gini, sekedar refreshing dan menambah wawasan.

    ReplyDelete
  21. Wah menarik nih tempatnya. Kayak tempat jadul yang penuh sejarah ya. Suka deh aku ke tempat yang begini. Walopun kadang aku orangnya parnoan. Hehehe... Jadi kangen ih ke tempat-tempat kayak gini, sekedar refreshing dan menambah wawasan.

    ReplyDelete
Previous Post Next Post