Kajian Adab Agar Sukses Ramadan oleh Ustaz Arifin Nugroho

Dear Teman,

Adab Agar Sukses Ramadan-Kamis lalu aku mengikuti kajian daring untuk perempuan di Masjid Al Aqsha Delatinos BSD. Alhamdulillah, walaupun bukan warga Perumahan Delatinos, aku bisa masuk grup WA anggota kajian dan pengurus masjidnya selalu mengadakan kajian yang bisa diikuti secara daring lewat Zoom dan YouTube. Terima kasih banyak ya!


Kajian Adab Agar Sukses Ramadan oleh Ustaz Arifin Nugroho


Topik yang diangkat kajian Muslimah hari itu adalah Adab Agar Sukses Ramadan. Dibawakan oleh Ustaz Arifin Nugroho Lc, ustaz yang berdomisili di Jordania. Alhamdulillah, topiknya pas banget karena sembilan hari lagi kita memasuki bulan suci Ramadan. 

Menurut Ustaz Arifin, Masyarakat Jordania menyambut Ramadan dengan gembira. Hiasan di jalanan sangat meriah untuk menyambut Ramadan tiba. Suasananya persis seperti saat orang-orang merayakan Tahun Baru di Indonesia. Penuh sukacita.

Sama seperti zaman Rasulullah, semua orang sangat bahagia menyambut Bulan Ramahan. Mu’alla bin Al Fadhl berkata:

"Para salaf, enam bulan sebelum Ramadhan berdoa agar mereka kembali dapat berjumpa dengannya; dan enam bulan setelahnya, mereka berdoa agar diterima segala ibadah mereka di bulan Ramadhan.”

Mengapa kita bergembira menyambut bulan Ramadan? Karena banyak kemuliaan, keutamaan dan berkah yang selama Ramadhan yang hanya 30 hari ini. 

Baca Juga: 9 Akhlak Perempuan Yang Dirindukan Surga


Bagaimana cara kita menyambut Ramadan? Kalau di Indonesia, biasanya kita menyiapkan diri dengan membersihkan rumah agar lebih rapi dan indah. Ada juga daerah yang punya tradisi berendam untuk membersihkan diri menyambut Ramadan. Ada pula yang punya kebiasaan kita berkumpul bersama sahabat dan keluarga untuk makan bersama sebelum Ramadan tiba. Kalau orang Sunda menyebutnya Cucurak. 


Kajian Adab Agar Sukses Ramadan oleh Ustaz Arifin Nugroho

Menurut Ustaz Arifin, Adab Menyambut Ramadan agar Sukses:

1. Bergembira menyambut Ramadan.


Bahkan para Salaf berdoa 6 bulan sebelum ramadan. Setelah Ramadan berlalu berdoa agar amalan selama bulan suci ini diterima Allah. Para salaf berdoa selama 6 bulan setelah Ramadan agar amalan mereka diterima Allah.


2. Perbanyak doa


Perbanyaklah berdoa di bulan-bulan sebelum memasuki ramadan karena inilah saatnya doa-doa kita dikabulkan Allah. Maka langitkanlah doamu. Salah satu doa menyambut ramadan adalah:


“Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai Ramadhan, dan antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan.” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 264)


Seperti sudah disebutkan sebelumnya, Ramadan sangat dinantikan oleh umat Muslim karena memiliki banyak keutamaan. Apa saja keutamaan Ramadan?


1. Bulan yang penuh berkah, Syahrul Mubarak


Setiap detiknya penuh berkah. Kita diminta berlomba-lomba mengambil berkahnya. Berkah itu apabila dalam menjalani hidup terasa tenang. Jika selama ini kita sering merasa sedih, merasa bingung, dan was-was, maka perbanyaklah berkah dan ibadah di bulan ramadan. 


Kajian Adab Agar Sukses Ramadan oleh Ustaz Arifin Nugroho

Seperti yang disebutkan dalam hadis Rasulullah dibawah ini:


"Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan kamu berpuasa, karena dibuka pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka, dan dibelenggu syaitan-syaitan, serta akan dijumpai suatu malam yang nilainya lebih berharga dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak berhasil memperoleh kebaikannya, sungguh tiadalah ia akan mendapatkan itu untuk selama-lamanya.” (HR Ahmad, An-Nasa’l, dan Baihaqi).


2. Dibukanya Pintu Surga


Allah membuka segala kebaikan dalam ibadah tanpa batas untuk umatnya hingga mereka bisa masuk surga. Kalau hari biasa, ada hitungannya. Terbatas. Berbeda saat Ramadan. Jangan sampai waktu Ramadan tidak kita gunakan untuk ibadah karena akan merugi. Siapa tahu, berbagai amal kebaikan yang kita lakukan di Ramadan ini membawa kita ke Surga.


Baca Juga: 10 Tips Menghadapi Musibah Ala Mama Dedeh


3. Ditutupnya Pintu Neraka


Allah meminimalisir segala hukuman di bulan Ramadan. Setan dibelenggu. Saat Ramadan, rasanya lebih mudah beribadah karena lingkungan kita juga meningkat ibadahnya. Suasananya terasa berbeda sehingga kita lebih semangat untuk beribadah.


4. Malam Lailatul Qadar


Malam yang lebih baik dari seribu bulan. Kita membaca Al Qur'an di malam itu sama pahalanya dengan membaca Al Qur'an setiap hari selama 100 tahun! Kita berzikir di malam itu pahalanya sama dengan berzikir setiap hari selama 100 tahun. Bayangkan jika kita mendapatkan Lailatul Qadar 30 kali? Sama saja kita hidup di dunia ini selama 3000 tahun dan full ibadahnya!

Dengan Ramadan ini kita bisa berjuang. Tidak ada yang tak mungkin. Pahala kita bisa bersaing dengan manusia yang umurnya ribuan tahun zaman dahulu, di zaman Nabi.

Ingat doanya, "Ya Allah, antarkan aku, sampaikan aku pada Ramadan. Dan hantarkan juga Ramadan padaku. "

Maknanya, doa ini meminta agar Allah memberikan kita umur panjang dan kesehatan agar bisa menjalani ibadah di Ramadan. Dan semoga dengan kemuliaan Ramadan itu, Allah mudahkan kita lakukan segala ibadah. Allah mudahkan untuk mengisi Ramadan dengan kegiatan ibadah yang berlimpah. 


5. Waktunya Doa Diijabah 


Orang yang berpuasa, doanya diijabah Allah. Baik puasa sunah apalagi berpuasa di bulan Ramadan.

Seperti dalam hadis:


"Tiga orang yang tidak akan tertolak (doanya), yaitu; doa orang tua bagi anaknya, doa orang yang berpuasa, dan doa musafir.” (HR Al-Baihaqy). 


"Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan,dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a maka pasti dikabulkan.” (HR. Al Bazaar dengan para perawi yang tsiqah)


Karena itu, Jangan sampai ketika azan Magrib berkumandang, saat tibawaktunya berbuka puasa, kita langsung makan sambil mengobrol. Makan sambil menonton TV. Sungguh merugi, Teman. Matikan TV. Berdoa bersama-sama sekeluarga. Ini saatnya diamond time saatnya doa tidak akan ditolak oleh Allah. Waktunya singkat. Sambil makan dan minum, lantunkan berdoa. Ucapkan hajat yang besar ingin kamu dapatkan, inilah saatnya. Waktu mustajab. 


6. Bulan diturunkannya Al Quran


Al Quran harus menjadi target dalam Ramadan. Kita harus mempunyai prestasi khusus yang berkaitan dengan Al Qur'an selama Ramadan.


"Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). ....agar kamu bersyukur " Qs. Al- Baqarah 185)


Saat bulan suci ini, kita wajib memiliki prestasi khusus berkaitan dengan Al Qur'an. Al Qur'an harus menjadi target ibadah Ramadan kita. Semua kitab suci Allah diturunkan di Ramadan. Saatnya kita mendekatkan diri dengan Qur'an dan menjadi hamba yang bersyukur. Kita latihan berpuasa di bulan Ramadan. Jadi tahu sulitnya lapar.  Jadi empati terhadap kesulitan orang miskin.


Nah, sekarang apa saja yang harus kita persiapkan dalam menyambut bulan Ramadan?


1. Bekali Diri dengan Ilmu Tentang Keutamaan Ramadan


Siapkan diri untuk menambah ilmu pengetahuan tentang Ramadan. Beribadah tanpa ilmu banyak rusaknya.  Perbanyak kesempatan untuk mendalami hal-hal yang meningkatkan kualitas ibadah kita di bulan Ramadan. Entah dengan membaca buku, mengikuti kajian, penuhi bulan-bulan ini dengan ilmu tentang Ramadan. 


Masuki Ramadan kali ini dengan ilmu yang mumpuni. Masih ada sisa waktu sepekan untuk belajar. Kalau tidak memiliki bekal, Ramadan kita sulit untuk sukses. Kadar kesuksesan Ramadan bergantung dari bekal ilmu yang kita siapkan memasuki masa ini. 


2. Perbanyak Taubat dan Istigfar


Bertaubat ini sangat penting agar Allah mengampuni dosa-dosa kita di masa lalu. Allah menyayangi umatnya karena itu ada kesempatan memperbaiki diri dengan melakukan. Allah berfirman dalam surah Qs An Nur ayat 31:

"...Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung"


Langkah-langkah bertaubat adalah:

  • Minta ampun kepada Allah

  • Berjanji tidak melakukan lagi

  • Menyesali perbuatan dan memperbanyak istigfar.


Kalau dosa kecil bisa dihapus dengan istigfar. Tapi dosa besar harus dengan bertaubat. Tidak ada ritual khusus saat bertaubat, cukup tiga cara di atas kita jalani Insya Allah, Allah akan mengampuni dosa kita. Perbanyak istigfar yang bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Apapun kegiatan kita.


3. Perbanyak Doa Meminta Kemudahan


Menurut Ustaz Arifin, Percuma bertaubat dan beristigfar tapi tidak berdoa meminta kemudahan dan kebaikan. Sekali lagi, perbanyaklah doa di bulan Ramadan karena sepanjang waktu ramadan ada waktu terkabulnya doa. Jangan disia-siakan ya, Teman!


"Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban ini, dan sampaikanlah umur kami bertemu Ramadhan.”

"Ya Allah, terbitnya hilal itu kepada kami dengan membawa keberkahan dan keimanan dan keselamatan dan Islam. Rabbku dan Rabbmu adalah Allah.

(Hadits ini diriwayatkan Ahmad, Tirmidzi, dan Ad Darimi. At Tirmidzi mengatakan hadits ini hasan ghorib)


4. Menyiapkan Waktu Beramal Saleh


Ramadan harus punya target. Misalnya khatam Al-Quran 30 juz, menghafal juz 30, menghubungkan silaturahmi yang putus dengan siapa saja. Tulis semua niat dan target ibadah kita, ya. Jangan hanya di benak saja. Dari niat, menjadi azzam yang diamalkan dengan langkah nyata. Buat strategi khatam misalnya setiap habis salat mengaji 4 halaman atau 15 ayat. Maka bisa khatam Al-Quran di Ramadan. Secara Istiqomah dikerjakan. Sudah disiapkan targetnya, cara mencapainya. Ayo siapkan. 


"Padahal jika mereka benar-benar (beriman) kepada Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka" (Qs. Muhammad ayat 21).


Mengapa Ramadan dan puasa kita jadi sia-sia?

Rasulullah mengingatkan jangan sampai menjadi orang yang merugi selama Ramadhan. Nggak dapat apa-apa kecuali lapar dan haus. Merugi. Karena itu, perbekalan tadi disiapkan ya, bekal ilmu, taubat, doa dan target amal saleh.

Rasulullah bersabda dalam hadis di bawah ini:


"Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ath Thobroniy dalam Al Kabir dan sanadnya tidak mengapa. Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1084 mengatakan bahwa hadis ini shohih ligoirihi –yaitu shohih dilihat dari jalur lainnya).


Penyebab Puasa Kita Sia-Sia:


-Lisan yang tidak dijaga


Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.” (HR. Bukhari no. 1903


Kajian Adab Agar Sukses Ramadan oleh Ustaz Arifin Nugroho

Ya, banyak yang puasanya sia-sia hanya sekadar menggugurkan kewajiban akibat berbicara yang tidak bermanfaat. Jaga lisanmu.  Banyak orang yang bocor puasanya karena lisan. Entah sombong, riya', ghibah, pamer dan lainnya. Yang juga penting, adalah jaga jari-jemari kalian. Mungkin kita tidak berkata buruk saat puasa, tapi kita berkomentar buruk di media sosial artis atau teman kita. Menghujat mereka dan mengolok-olok. Dosanya sama besar dengan bahaya lisan. Karena itu, Jaga diri dari perbuatan tidak bermakna, tidak bermanfaat. Tinggalkan. 

-Melakukan hal yang tidak bermanfaat


Ya, selama berpuasa berusahalah melatih diri dengan hanya melakukan hal yang bermanfaat. Manfaatkan waktu untuk beribadah. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Hakim, Rasululllah Saw bersabda bahwa:


"Puasa bukanlah hanya menahan diri dari makan dan minum saja, akan tetapi puasa adalah menahan diri dari laghwu dan rafats, apabila ada seseorang yang mencelamu atau berbuat usil padamu, katakanlah padanya, "aku sedang puasa, aku sedang puasa."


Jangan menunggu waktu berbuka dengan kegiatan sia-sia. Misalnya menonton sinetron, lebih baik mengaji atau membaca buku. 

Jangan boros saat menyiapkan menu berbuka. Buatlah secukupnya, jangan sampai makanan kita terbuang. Berbuka secukupnya saja dengan air dan kurma mengikuti Rasulullah agar kuat berdiri saat salat.

Tiap hari, Allah akan membebaskan setiap orang dari siksa neraka. Allah akan mengabulkan doa setiap hambanya di Ramadan. Maka malaikat bergembira saat orang-orang menyambut Ramadan dengan sukacita dan taat karena saat itu milyaran orang akan bebas dari neraka. Semoga kita terpilih jadi hamba Allah yang dibebaskan dari api neraka di Ramadan kali ini, karena tidak sulit. Asal kita jalankan ibadah dan kebaikan maksimal di Ramadan, Allah bebaskan. Kebaikan tiada tara, dibebaskan dari api neraka. 


Fadhilah Berpuasa:


1. Sebagai tameng dari perbuatan buruk

Orang yang rajin puasa memiliki sensor yang baik terhadap perbuatan buruk. Ia mampu menjauhkan dirinya dari kemaksiatan. 

2. Penghapus dosa

3. Memiliki waktu mustajab dikabulkannya doa

4. Masuk surga melalui pintu ar royan

5. Mendapatkan ampunan

6. Jalan meraih takwa

7. Memberikan syafaat dihari kiamat

8. Pengekang syahwat

9. Ganjaran langsung dari Allah


Itulah kajian Ustaz Arifin yang bernas Semoga bulan Ramadan ini menjadi bulan yang penuh taufik. Kita bisa menjalaninya dengan lancar dan lebih khusyuk. Semoga tulisan ini bermanfaat ya, Teman!



 

Dewi Rieka

Seorang penulis buku, blogger dan suka berbagi ilmu menulis di Ruang Aksara

25 Comments

  1. Banyak banget yang spesial dari bulan ramadhan, memang bulan penuh berkah yang gak ada duanya. Bulan yang ditunggu dan harusnya kita mengejar banyak kebaikan di bulan tersebut, nah mantep nih kajiannya. Mantep!

    ReplyDelete
  2. Mba Dew, aku merindiiingg baca artikel ini.
    makasiii sudah menuliskan isi kajian dgn sangat lengkap dan paripurna.
    aku ingin memasuki bulan Ramadhan dgn hati yg ikhlas, tulus, bersih.
    semogaaa kita semua bisa optimal beribadah ramadhan ya mba

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah mau masuk Ramadan lagi & masih dikasih kesempatan menikmatinya ya. Aku senang sekali di sekolah anakku juga udah ada tarhib ramadan nih setelah 2 tahun absen.
    Kita harus menyambut dengan gembira ya mbak sambil meningkatkan ibadah juga

    ReplyDelete
  4. Alhamdulillah masih dipertemukan dengan Ramadan tahun ini ya mba Dew, insya Allah. Kalaui di Malang biasanya menyambut Ramadan dengan Megengan, ini kirim makanan buat tetangga gitu, nanti pada ngasih juga. Jadi kerasa banget vibesnya kalau Ramadan mau datang. Semoga Allah mudahkan semua ibadah kita yah di bulan suci.

    ReplyDelete
  5. terima kasih sudah diingatkan kembali mbak,
    menyambut bulan ramadan aku mohon maaf lahir batin kalo ada kesalahan yah
    semoga kita semua bisa menjalankan puasa di bulan ramadan ini dengan sebaik2nya yah
    Sehat terus kita semuanyaaa

    ReplyDelete
  6. Wah hebat mba suka ikut kajian kajian gitu šŸ˜. Oh ya ustad Arifin Ilham ini tinggal di Jordania ya. Jadi penasaran apa orang jordania banyak muslimnya ya? Ga kerasa ya mba kita udah nyambut bulan Ramadhan lagi. Allhamdulillah. Smga Allah mengampuni dosa dosa kita ya

    ReplyDelete
  7. Gak terasa sudah memasuki bulan puasa ya, semoga kita semua bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Selamat menunaikan ibadah puasa buat teman-teman yang menjalankannya.

    ReplyDelete
  8. Senangnya baca artikel ini di detik-detik jelang Ramadan, pengingat diri nih...Jadi makin paham kenapa perlu adab menyambut Ramadan agar ibadah ini sukses kita jalankan. Semoga Ramadan kita lancar, bisa kita jalankan denga khusyuk sehingga keberkahan akan kita dapatkan dari Ramadan. Aamiin

    ReplyDelete
  9. Selamat menjalankan ibadah puasa untuk semua ummat muslim. Dan kajian adab sukses Ramadan yang disampaikan ustad Arifin Nugroho sangat menenangkan jiwa, diantaranya perbanyak taubat dan perbanyak waktu beramal.Amin...amin...amin
    Salam: Dennise Sihombing

    ReplyDelete
  10. Wah ilmu yang sangat bermanfaat. Bener banget mbak bulan ramadhan ini adalah bulannya umat islam jadi kita harus perbanyak istighfar, memohon ampunan dan berdo'a kepada Allah swt apalagi nanti di malam lailatul qadr yang sangat penuh dengan keistimewaan dan kemuliaan.

    ReplyDelete
  11. Senangnya tetap bisa menimba ilmu secara daring. Terima kasih sudah berbagi materinya, ya

    ReplyDelete
  12. Alhamdulillah kita sampai juga di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini ya mbak... Wah jadi pingin rasanya berpuasa di Yordania deh, biar bisa ngerasain euforia menyambut ramadhan.

    Makasih ilmunya mbak, semoga berkah

    ReplyDelete
  13. Terima kasih mba... Reminder banget ini. Pas banget baca artikel ini saat memasuki bulan Ramadan. Happy fasting ya mba...

    ReplyDelete
  14. Sungguh hati gembira menyambut datangnya bulan Ramadhan. Semoga Allah mampukan kita ya mba mencapai keridhoaan dan keberkahan bulan Ramadhan. Aamiin

    ReplyDelete
  15. Pas banget besok Ramadan, baca artikel ini jadi diingatkan kembali adab agar sukses Ramadan. Terima kasih untuk postingan yang bermanfaat ini ya mbak. Btw, ikut pengajian Delatinos BSD juga rupanya :D

    ReplyDelete
  16. Asik banget ini mbak Dew mendapat kesempatan bisa ikut kajian bersama ustadz Arifin, ilmunya bermanfaat sekali untuk mengingatkan kembali makna puasa ya. Sudah besok nih mau puasa, semoga kita selalu menjadi umatNya yang taat.

    ReplyDelete
  17. Masya Allah... Berdo'a 6 bulan sebelum datang bulan Ramadan. Terasa sekali ya mbak suasananya di Jordania.
    Mohon maaf lahir dan batin mbk Dew, selamat berpuasa

    ReplyDelete
  18. Terimakasih banyak tipsnya semoga Ibadah kita di bulan Ramadhan tahun 2022 ini lancar diterima segala Ibadah dan doa2 kita di kabulkan.
    mohon maaf lahir batin ya mamm

    ReplyDelete
  19. Ramadhan ini memang banyak keutamaannya ya. Sayang sekali jika disia-siakan. Semoga kita semua bisa mengoptimalkan keutamaan bulan Ramadan ini

    ReplyDelete
  20. Masya Allah lengkap sekali pemaparannya mbak. Ini sih yang gak hadir jadi berasa ikut nyimak langsung ceramahnya. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan ya jadi bisa lancar beribadah di bulan yang penuh berkah ini, sebagai latihan agar semangat pula di bulan-bulan setelahnya.

    ReplyDelete
  21. MashaAllah~
    jaminan surga Ar-Rayyan bagi hamba yang gemar berpuasa dan niat hanya karena Allah.
    Sambut bulan Ramadan dengan hati yang gembira dan lakukan banyak kebaikan meski hanya sebesar biji zahro.

    ReplyDelete
  22. Alhamdulillah sudah masuk Ramadan ya..semoga kita selalu dalam kesehatan dan keberkahan ya...Selamat menjalankan ibadah di bulan Ramadan...

    ReplyDelete
  23. iya mbak, tanpa ilmu kita puasa di bulan Ramadan jadi sia-sia ya, karena kita menyia-nyiakan keberkahan dan berbagai kemuliaan yang terdapat di dalamnya. Kalau ikut kajian ramadan begini jadi diingatkan agar bisa memaksimalkan beribadah di bulan Ramadan

    ReplyDelete
  24. Banyak ya manfaat bulan Ramadhan. Aku juga senang menyambutnya. Saat yang tepat buat muhasabah diri.

    ReplyDelete
  25. MAsyaallah Ramadhan kali ini semoga membawa berkah buat kita semua ya. Bersyukur bisa bertemu lagi dengan bulan Ramadhan. Waktunya untuk beribadah lebih banyak lagi dan lagi.

    ReplyDelete
Previous Post Next Post