Posts

Showing posts from June, 2020

Tips Memilih Kelas Bimbingan Belajar Online Untuk Anak

Image
Dear Temans, Bagaimana situasi kehidupan kalian setelah Normal Baru berlaku? Apakah masih setia di rumah saja, atau sudah mulai keluar sarang? Kalau keluargaku masih setia melakukan kegiatan di rumah saja. Walaupun sudah banyak orang yang keluar rumah dan mulai melakukan berbagai kegiatan seperti biasa. Misalnya mulai berolahraga di tempat umum, berbelanja di mal hingga berkumpul bersama teman-teman di kafe dan restoran.

Manajemen Stres Saat Pandemi Corona

Image
Dear Temans,Apa yang kalian rasakan setelah tiga bulan stay at home karena pandemi corona? Mungkin ada yang merasa biasa-biasa saja, merasa menjalani hari-hari dengan apa adanya. Tapi, ada juga yang mulai merasa stres,  mudah tersinggung, sakit kepala, susah makan dan gejala lainnya. Bagaimanapun perasaan kita terhadap corona ini mungkin saja kita kurang menyadari bahwa kita sebenarnya mengalami gejala stres! Karena gejala stres pada setiap orang dan cara menghadapinya atau coping bisa berbeda-beda. Jadi, kita harus mengenali gejala stres yang terjadi pada diri kita. 
Yang aku rasakan, aku mudah khawatir, terkadang aku mager melakukan suatu hal dan hanya ingin berbaring di tempat tidur seharian. Yang paling terasa, aku jadi banyak makan! Rasanya mulut ini ingin terus mengunyah dan mengunyah! Bayangkan, kalau keinginan ini dituruti aku bisa sebesar gajah setelah pandemi usai! Huhu. Alhamdulillah, beberapa waktu lalu aku diajak saudaraku tercinta Kak Eryvia Maronie, blogger hits dari Maka…

Self Love, Tentang Mencintai Diri Sendiri

Image
Dear Temans,Pada suatu scene episode terakhir drama Korea When The Camellia Blooms, ada percakapan tokoh utama Dongbaek dengan sahabatnya Nyonya Kwak yang ckup berkesan untukku. Kau harus bahagia agar anakmu bahagia, begitu Nyonya Kwak mengingatkan Dongbaek.
Ya, kita sering mendengar quote ibu bahagia membesarkan anak bahagia. Atau Kebahagiaan ibu menjadi kunci kebahagiaan keluarga. Tapi kesibukan menjadi anak, ibu dan istri, dan berbagai peran dalam hidup terkadang membuat kita melupakan kebutuhan sebagai pribadi utuh. Melupakan keinginan kita sebagai individu.


Let's Read, Inilah Cerita Kami Mencintai Buku Sepenuh Hati

Image
"Abah, ini seram sekali ya! Neraka perdagangan Indonesia surplus," kataku suatu hari menunjukkan koran yang kubaca. Abah mengernyitkan kening, membaca judul berita yang kutunjukkan. "Oh, ini neraca, bukan neraka!" "Lho, kata Kak Lina, kata berhuruf C, dibaca K," protesku yang saat itu kelas 1 SD. "Itu kalau kata bahasa Inggris, ini kan bahasa Indonesia, Teh!" abahku terbahak, mengelus kepalaku.