Tuesday, April 5, 2016

Karir Menulis Dedew dan Internet, Suatu Sinergi Yang Manis

Dear Temans,

Ada yang pernah bilang padaku, kenapa sih penulis buku kayak kamu harus menjadi blogger juga? Serakah amat! Hehe, belum tahu dia bagaimana sejarahku hingga bisa menjadi penulis buku cukup beken, ups seperti sekarang ini hihihihi.

Pengalaman Berinternet dengan Indosat
Perjalanan 10 tahun kepenulisan dimulai dengan berinternet ria

Mendadak pengen cerita tentang karir menulis Dedew dan internet.  Ya, keduanya adalah satu sinergi yang manis. Hm, kok bisa? Ya, karena internetlah dakuw bisa menulis buku hingga kini dan esok hari, aamiin.

Maukah kalian mendengarkan dongengku? 
Ups, sebenarnya sih bukan dadakan tapi mendapat tugas ngeblog dari trio cikgu di Fun Blogging Semarang, Mbak Haya Aliya Zaki, Teh Ani Berta dan Shinta Ries, hehe. Setelah melakukan napak tilas dengan pintu kemana saja Doraemon, baru sadar kalau dakuw dan internet sudah berkenalan sejak zaman dahulu kala, begini ceritanya....

Belajar internet, 2000
Iyaa, ternyata dakuw mengenal internet sejak tahun 2000. Masih jadi mahasiswi kinyis-kinyis. Saat itu di Yogya, warnet bertebaran. Dalam rangka ingin kenalan dengan cowok ganteng yang jomblo, dakuw pun membujuk seorang teman kosan dengan imbalan burger keju di Monalisa, untuk mengajariku bikin e-mail, chat di MIRC wkwkw, tuwir bener ya boo.

Pengalaman Berinternet dengan Indosat
Kopdar Blogfam kenangan manis bangeeet miss them all (Foto: Iwok)
Hobi internetku berlanjut dengan aku dan sobatku itu saling ngehack e-mail masing-masing untuk tahu surat cinta gombal kami dengan cowok-cowok wkwkwk. Dasar penjahat. Oh iya, saat itu aku sudah punya ponsel lhoo, Nokia warna kuning, ponsel sejuta umat. Dan nomernya juga dari provider beken berwarna kuning, Indosat. Ponsel dan nomer lungsuran dari Bapakku, nomernya 08161353043. Legend. 
Mulai jadi kontributor portal, 2002
Petualanganku dengan internet berlanjut. Aku ingin sekali jadi penulis, selain bekerja di kantor ya sesuai jurusan kuliahku, hehe. Suatu hari, aku menemukan sebuah portal lokal dimana mereka menerima tulisan kiriman kontributor. Ada beberapa kategori yang mereka terima. Kuliner, wisata dan travelling. 

Tulisan yang dimuat bakal dikirim goodie bag dari boleh.com, isinya lumayan lho kaos, stiker dan mug. 
Bikin calon penulis sepertiku makin semangat menulis. Waktu itu, dakuw mengirim tulisan tentang penangkaran buaya di Papua. Dakuw menulis bagaimana seramnya ketika ada buaya lepas dari penangkaran dan bikin penduduk resah. Cerita itu kudapatkan dari pamanku, yang entah mendapatkan ceritanya dari siapa lagi. Aku tulis saja tanpa cek-ricek. Tulisanku dimuat dan banyak pembacanya. Hadiah pun dikirimkan. 

Lalu, aku dikirimi surat jawaban dari pengelola penangkaran buaya kalau mereka tidak setuju akan tulisanku dan meminta pihak portal mencabutnya. Selama mengelola tempat itu, Mereka tidak pernah kehilangan buaya! Doeng! Kaget banget deh baca suratnya. Dan itulah pelajaran pertamaku menjadi penulis, ada etika menulis di media massa dan kudu cek-ricek dan riset sebelum menulis sesuatu, pengalaman berharga. Stres bo! Sempat takut untuk menulis lagi hehe.

Pengalaman Berinternet dengan Indosat
I love my job hehe
Kirim-kirim tulisan ke media, 2003
Lulus kuliah, mulai stres karena 128 surat lamaran beramplop coklat yang kulayangkan tidak membuahkan hasil. Daripada stresnya lari ke makan segala yang ada dan jadi ndut, Aku pun iseng-iseng menulis cerita dan mengirimnya ke media massa. 

Alhamdulillah, tulisan bisa dikirim lewat e-mail jadi pengangguran bisa tetap irit.
Hihi bermodalkan ke warnet sejam-dua jam, bisa deh kirim e-mail ke segala penjuru redaksi, menawarkan tulisanku. Kalau kirim lamaran pekerjaan dari piuntu ke pintu, kalau menawarkan tulisan dari e-mail redaksi satu ke e-mail redaksi yang lain, hihihi. Dakuw juga memanfaatkan situs pencari pekerjaan seperti jobsdb.com untuk melamar kerja.

Mulai ngeblog, 2004 ya?
Tahu nggak, Aku pertama kali ngeblog di www.boleh.com tahun 2004. 
Setelah menerima kontributor, akhirnya pihak boleh.com membuat kanal blog. Dan dakuw pun bikin blog ala-ala disana. Kenapa ala-ala, karena ya ngeblog waktu itu untuk curhat colongan dan kenalan dengan blogger-blogger yang lain. Seruu, disana aku bertemu teman-teman blogger yang keren seperti Reeant, Anindita, dan banyak lagi. Kami nggak pernah ketemu tapi hobi curhat melulu hihihi.

Gabung dengan Multiply, 2005
Alhamdulillah, aku dapat kerja jadi staf keuangan di sebuah perusahaan konstruksi Jepang di Jakarta.
Setelah mengirim ribuan surat lamaran #lebay. Keinginanku menjadi penulis tetap memuncak. Aku ngekos di Benhil, tak jauh dari kantorku di Jalan Sudirman. 

Pengalaman berinternet dengan indosat
Kopdar pertamaku dengan Blogfam, langsung dapat tawaran menulis buku pertamaku (Foto: Iwok)
Dan aku kesepian tiap pulang kantor. Mau pulang ke Bogor, rumahku, capek. Kalau nggak nongkrong dengan teman-teman kantor, aku menulis di kos. Tetap kirim-kirim tulisan. Alhamdulillah, tulisanku lumayan banyak dimuat di media massa seperti Femina, Cita-Cinta, Chic dan lainnya. 

Waktu itu, marak proyek antologi kerjasama penerbit dan komunitas. Mupeng banget kan aku. Ngeblog sudah berhenti karena boleh.com digusur. Tutup begitu saja, hiks. Semangat ngeblog lesu karena penutupan itu. Aku pun dapat info dari internet, kalau Blogfam dan beberapa penerbit membuka audisi untuk antologi. Wah, kesempatan emas ini! 

Blogfam alias Blogger Family, adalah sebuah komunitas blogger yang ngehits. 
Kebanyakan mereka ngeblog di Multiply. Dan untuk ikutan audisi itu, aku harus gabung dengan Blogfam karena syaratnya kudu anggota komunitas itu. Dan untuk jadi anggota Blogfam, kudu punya blog. Oh, oke. Aku nggak punya blog. Gimana iniii? Aku pengen nulis buku keroyokan, Hayati! *siapa sih Hayati ini?

Pengalaman Berinternet dengan Indosat
Sebagian dari buku-buku yang kutulis
Dakuw pun mulai melirik Multiply.com.
Gilaa, penulis yang ada di Multiply.com ngeri semuaaa! Cetarr luar biasa abrakadabra, bo!
Ada Asma Nadia, Helvy Tiana Rosa, Icha Rahmanti, dan banyak lagi. Keder! Bismillah, dakuw memberanikan diri membuat blog multiply. Dan ikutan Blogfam. 

Alhamdulillah, disana semakin dekat dengan mimpiku sebagai penulis. Tadinya, aku berjalan sendirian. Mencoba meraih mimpiku. Tertatih-tatih banget. Ya, namanya saja sendirian.

Di Blogfam, Dakuw berkenalan dengan anggota Blogfam yang passionnya adalah menulis mulai dari Iwok Abqary, Nunik Utami, Dewi Cendika, Indah Juli, Erlina Ayu, Rini Nurul, Ryu Tri, Syafrina Siregar, Pritha Khalida, Lili Lengkana dan banyak lagi. Kami saling menyemangati dan belajar bersama. Dakuw bahkan ikut kelas menulis picture book secara online asuhan Bhai Benny Rhamdani di Blogfam. Kelas ajaib yang membuatku memulai debut di dunia menulis.

Buku pertamaku, 2006
Dakuw pun ikut antologi Blogfam bersama Penerbit Gradien Mediatama yaitu Flash, Flash, Flash (Gradien, 2006), Makan Tuh Cinta (Gradien, 2008), Ramuan Jomblo (Gradien, 2008). Berkat Blogfam, dakuw berkenalan dengan editor-editor dari penerbit ternama seperti Mas Ang Tek Khun dan Bhai Benny Rhamdani. 

bukuk keroyokan pertamaku bersama Blogfam
Dari menulis buku keroyokan, aku bertemu dengan Bhai Benny di sebuah acara launching buku Blogfam dan dakuw jadi fotografernya Nunik Utami yang kala itu tulisannya masuk di buku Blogfam bekerjasama dengan Mizan. Bhai Benny menawari aku dan Nunik menulis buku Keajaiban Bunga. Bhai sudah jalan-jalan ke blogku dan Nunik makanya mengajak kami menulis buku. Bam! Ini mimpi atau beneran yaa? *cubit pipi tetangga, Alhamdulillah! 

Sejak buku Keajaiban Bunga terbit, niscaya dimulailah keajaiban untukku. 
Satu-persatu buku-bukuku terbit. Genrenya pun beragam mulai dari buku anak, parenting, buku remaja, buku komedi  dan banyak lagi. Mulai dari Keajaiban Bunga (Cinta, 2006), Kenapa Harus Melajang (Cinta 2006), hingga terbaru 4G Guru Gaul Guru Galau (Tiga Serangkai, 2016). Aku masih ingin terus menulis. Semoga selalu diberi Allah ide dan kesehatan untuk menuliskan buku-bukuku selanjutnya.

Ya, tak disangka 10 tahun aku berkarya sebagai penulis buku.  Menjadi blogger, ternyata lebih lama lagi. Hehe. Genap 32 buku solo dan puluhan buku keroyokan kuhasilkan. Tak disangka, awalnya hanya iseng karena ingin berkenalan dengan cowok ganteng di internet pada suatu sore belasan tahun lalu, lalu iseng menulis karena stres menganggur, akhirnya menulis menjadi jalan hidupku. Jadi, nggak apa-apa ya melakukan sesuatu karena iseng belaka, Temans. Siapa tahu kamu menemukan jalan hidupmu?

That's why, dakuw tidak dapat memilih. Jadi penulis buku atau blogger?
Keduanya sudah mengalir dalam darahku, tsaaah. Gombal deeh, Hayati!

Pengalaman Berinternet dengan Indosat
Menambah ilmu di Fun Blogging 9 Semarang
Ya, berinternet ternyata mengantarkanku menjadi seperti sekarang ini. 
Dengan internet, aku bisa meraih impian yang kupendam sejak SD, ketika aku membaca majalah Bobo dan terkagum-kagum pada penulis yang karyanya muncul disana. Awesome bingiiit! Aku mau jadi penulis, keren bangeeet! 

Ternyata, jadi penulis tidak mudah. Kita tak hanya menulis, lalu pekerjaan selesai. 
Menjadi penulis ternyata harus menulis dan berpromosi, berusaha menjual buku-bukunya. Dan akupun melakukannya. Kebanyakan, aku berpromosi secara online dengan internet. Mulai dari membuat kuis berhadiah pulsa atau buku, bikin blog tour, memajang bukuku di berbagai sosmed dan banyak lagi. Cara berpromosiku sudah kutulis disini: 10 Tips Mempromosikan Bukumu Biar Hits.

Sebagai penulis dan blogger, dakuw kudu selalu meningkatkan kemampuan diri.
Tidak merasa berada di zona nyaman, makanya dakuw selalu mengusahakan ikut kegiatan yang bisa meningkatkan kemampuanku di bidang menulis dan blog. Misalnya ikut pelatihan menulis novel online dengan Teh Ary Nilandari dua tahun lalu. Melalui Facebook dan e-mail, aku belajar menulis novel dari Teh Ary yang ada di Bandung. Keajaiban internet, lagi-lagi. Dakuw yang di Semarang, bisa berguru pada Teh Ary.

Pengalaman Berinternet dengan Indosat
Cikgu Ani Berta memaparkan materi Fun Blogging
Menjadi blogger pun begitu. Belajar teruuus.
Seminggu lalu, dakuw mengikuti workshop Fun Blogging Semarang yang pematerinya adalah Teh Ani, Mbak Haya dan Shinta. Lagi-lagi aku dapat pencerahan dari kegiatan seru itu. Kalian bisa mengintip ilmunya di artikel Fun Blogging Semarang. Semoga bermanfaat ya!

Pelatihan Fun Blogging diadakan di Gedung Indosat Pandanaran.
Di sela sesi workshop, ada penjelasan tentang program Indosat Ooredoo terbaru, Freedom Combo IM3 Ooredoo.
Sumpah, promonya menggiurkan hihihi. Kuota data itu seperti oksigen bagi pekerja online sepertiku hihihi. Ya, nggak siiih?

Jadi flashback, 
Mulai ngenet di warnet dekat kos, lalu punya modem dengan kartu SIM Cardku sejak zaman dahulu kala, Indosat. Walaupun nomer bersejarahku sejak zaman kuliah dan waktu itu ponsel masih langka, nomer SIM Card masih berharga jutaan rupiah, kini sudah lenyap, tapi aku masih pakai Indosat Ooredoo lho untuk ngenet hingga kini, dengan paket Freedom Combo di tabletku.
Perwakilan dari Indosat Ooredoo memperkenalkan Fredom Combo yang yummii
Promo Freedom Combo IM3 Ooredoo dari Indosat Ooredoo, yang bisa bikin kita bisa asik internetan dan dompet tetap tebel, alias internetan murah-meriah, sesuai banget untukku yang Mak Irits sejati hihihi. Dengan Freedom Combo, kita bisa memilih paket internet mana yang sesuai dengan kebutuhan dan isi dompet, lho. Ada 4 pilihan paket internet Freedom Combo yang bisa kita pilih, namanya kayak ukuran baju pulak, hihi ada paket M, L, XL dan XXL!

Coba intip Paket M yaitu internet 2GB+ bonus 4G 10GB berlaku selama 30 hari hanya seharga Rp.59.000 saja! Kita bisa sms dan nelpon sepuasnya, juga email, browsing dan chatting! Gyaaa! Paket lainnya juga nggak kalah yummi. Paket XXL internet 10GB dan bonus 4G 10 GB dibanderol Rp. 199.000 saja.

Makanya, aku nggak bisa pindah ke lain hati deeeh! Caranya juga mudah cukup aktifkan paketnya di ponsel kita yaitu dengan pakai aplikasi My Care atau SMS ke 363 atau tekan *123# Mudah, kan?

Pengalaman Berinternet dengan Indosat
Buku terbaruku Generasi 4G beli dong ahhhh hehehe
Ya, cukup panjang persahabatanku dengan internet.
Karir menulis Dedew dan Internet, benar-benar suatu sinergi nan manis. 
Alhamdulillah..

So, itulah pengalaman berinternetku, yang mengantarkanku jadi penulis buku. 
Kalau kamu, apa ceritamu? Bisikkan padaku.
Sebelumnya, jangan lupa beli buku terbaruku ya: 4G: Guru Gaul Guru Gaul dari Penerbit Tiga Serangkai hanya Rp.35.000 saja! Wkwkw, teteup promoo...





15 comments:

  1. Pengalaman mbak Dewi banyak sekali yah, dan keren.

    Sukses selalu mbak

    ReplyDelete
  2. Seru banget ceritanya makdew. Aku mulai ngepoin blogmu ari jaman multiply. Tak menyangka kita bisa berkawan seperti sekarang :')

    ReplyDelete
  3. waaaah..komplitttt! PEngalamanmu bikin ku envy mbak..
    Envy positif tentunya...
    Pokoknya pantang menyerah dan terus mencoba seperti dikau...
    Hormat suhu! #sungkem

    ReplyDelete
  4. Waaaa on processs semua ya mbakdew, saluuutttt... sukses terusss yaaa mbaaa....

    ReplyDelete
  5. KEREN!!!!!!!!!!!!!
    Mbak Dedew ajak aku bikin buku jugag..
    perjuangannya berbuah manis yah mbak.xixixi....

    ReplyDelete
  6. Wah keren bu semoga makin sukses ke depannya, amin.

    ReplyDelete
  7. Aku tuh salut banget sama mb Dedew, meski sudah lama berkecimpung di dunia kepenulisan sekaligus blogger tapi tetep low profile. Saluut...

    ReplyDelete
  8. aah mbak dew kereeens.... ternyata sejarahnya menjadi sukses panjang juga, berawal dr MIRC :D

    ReplyDelete
  9. Mbak Dew kereeen... Sukses selalu ya mba.. :)

    ReplyDelete
  10. Keren...
    siapa tau bisa ngikutin jejak mba dew, hehehe

    ReplyDelete
  11. Luar biasa mbak dew, suka banget sama perjalanannya. Ibu idaman banget, tanpa sadar ngajarin anak-anak untuk berproses. Tepuk tangan..

    ReplyDelete
  12. Buku makdew segitu banyak? Kerennyaa.... dan yg paling super itu low profilenya n ga pelit bagi2 ilmu. Makdew top deh ;)
    Oya pake indosatku ga bisa dipake mbak entah knp

    ReplyDelete
  13. mbak dedew or bukos emang kereen.kudu belajar banyak nih dari bukos.

    ReplyDelete
  14. Nah mungkin itu sebabnya. Waktu di Jogja nggak punya pikiran cari gebetan, nggak bisa penulis laris deh. Heheee dirimu keren banget deh pokoknya.

    ReplyDelete
  15. Waaah, usia muda tapi riwayat sejak mmulai ngeblognya keren banget sekitar tahun 200-an. Bunda? yang usianya senior di umur,hehe...baru mulai tahun 2009 dan sampai sekarang masih juga belajar. Mau donk kiat ilmunya biar bisa menghasilkan buku segini banyak? #yaberlatihdonkbundaaaa Selamat buat Dedew atas kemenangannya, ya.

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...