Thursday, July 9, 2015

Meracik Teh Sendiri di Omah Teh Kalasan (Bagian 2)

Dear Temans, 

Lanjut yaa cerita piknik Kucica ke Kalasan, Yogya. 
Kali ini mau cerita tentang Omah Teh Kalasan. Beralamat di  RT 04/RW 02 Somodaran, Purwomartani, Kalasan, Kec. Sleman, Yogya. Seperti Bangsa Inggris dan Jepang, kita juga memiliki tradisi menikmati secangkir teh di segala suasana. Biasanya kita menikmati segelas teh nikmat hangat di pagi atau sore hari.

Selamat Datang di Omah Teh Kalasan
Omah Teh adalah sebuah kedai teh dimana kita bisa menikmati sensasi menikmati teh dengan cara berbeda.
teh tubruk gula batu
Disini, kita menikmati berbagai jenis teh lokal buatan Tegal atau Slawi, dan bisa melihat peracik teh, membuat teh tubruk untuk kita. Oh iya, ingin meracik sendiri juga bisa. Tentu saja, teh celup is a big no disini hehe. 

Rumah Joglo Limasan yang dijadikan mushola
Saat anak-anak Sekolah Kucica piknik ke Kalasan, kami dijamu di Omah Teh. 
Kedainya cukup mungil. Dengan dinding merah dan dihiasi dua lukisan besar menutupi dinding.
Ada beberapa kursi kayu bak sedang berada di ruang tamu seorang kerabat di desa. 

gazebo untuk duduk-duduk di halaman
Di halaman luar Omah Teh Kalasan, ada pendopo dan dua buah gazebo untuk duduk-duduk santai menikmati pemandangan sawah. Betul-betul suasana desa terasa. Nyaman dan tentram. Ada toilet nyaman dan bersih, juga mushola untuk pengunjung.

gazebo dengan berbagai jenis penganan
Saat kami datang, kami dijamu dengan berbagai jenis penganan tradisional seperti ubi dan pisang rebus. Kacang rebus yang hangat. Tak lupa, teh poci dengan gula batu yang panas dan kental.
Pocinya terbuat dari tanah liat, yang sudah direndam selama satu minggu dan digodok, agar pori-pori poci tanah liat terbuka. Wah, ternyata ada seni tersendiri ya menyiapkan teh nikmat.

selamat menikmati hidangan omah teh kalasan

teh poci gula batu

penganan tradisional
Kami duduk-duduk di pendopo sambil mengobrol gayeng. Nikmat sekali. 
Oh iya, Omah Teh ini sering dijadikan tempat berkumpul dan berdiskusi para seniman Yogya. 
Teh adalah pengikat batin. Bisa dinikmati siapa saja dan kapan saja tanpa sekat. 

pendopo untuk berkumpul
Disini, kita merasakan nikmatnya duduk-duduk menikmati teh sambil ngobrol dan menghayati pemandangan alam. Oh iya, Omah Teh Kalasan menyediakan paket wisata unik lho untuk para pengunjung.
Kita bisa menikmati teh dan wisata Kalasan dalam satu paket wisata. 

rumah teh untuk menikmati teh
Yaitu bisa minum teh racikan khusus, lalu naik gerobak wisata dengan rute menyusuri pedesaan Somodaran, mampir di Candi Sambi Sari lalu kembali ke Omah Teh. 
Satu paket tur bisa untuk berlima lho. Biayanya kurang dari Rp.200.000. Cerita tentang naik gerobak sapi bisa diintip disini.

tempat meracik teh dan ruang saji
Anak-anak Kucica diajak belajar membuat telur asin.
Telur bebek yang ukurannya besar-besar, menjadi pilihan perajin untuk dijadikan telur asin.
Panitia menyediakan beberapa baskom berisi bubuk batu batu bata merah. Bata merah dihancurkan hingga menjadi bubuk. Bubuk ini lalu diberi air bersih dan garam.

bahan yang dibutuhkan untuk bikin telur asin
 Dan, dimulailah kesenangannya!
Anak-anak diajak melumuri telur bebek dengan adonan yang terdiri dari bubuk bata merah, garam dan air.
Asyik banget main lumpur! Hehehe.
Harus hati-hati, karena telurnya masih mentah, lho.

mencampur adonan bubuk bata merah, garam dan air
Setelah telur dilumuri sempurna dengan adonan, harus disimpan selama dua minggu untuk mendapatkan telur asin yang enak. Hm, ternyata Desa Samodaran ini menjadi sentra pembuatan telur asin.
Dan telur asinnya memang yummi lho. Kita bisa membelinya sebagai oleh-oleh di Omah Teh Kalasan.

jangan banyak-banyak adonannya nanti keasinan!
Benar-benar pengalaman berkesan untuk anak-anak, dan para orangtuanya nih di Omah Teh Kalasan, hehe.
Selamat Ulang Tahun ke-7 Sekolah Kucica! 
Semoga makin kreatif dan menginspirasi...


oleh-oleh omah teh kalasan


23 comments:

  1. waaa, menarik! aku suka wisata yang model gini, nyantai apalagi sambil ngeteh - ngeteh lucu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe iyaaa, wisatanya menyenangkan fahmi, ayem hati :)

      Delete
  2. Penganan tradisionalnya enak banget mbak. Terutama pisang rebus itu. Aku suka :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba rien, macam2 sebenarnya menunya hanya keburu capek ngga difoto hihi diserbu khalayak, makan siangnya gudangan gitu, khas desa banget deh..

      Delete
  3. itu yang kuning-kuning gulanya ya mbak? aku kira warnanya putih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya itu gula batunya say, ada juga yang putih warnannya :)

      Delete
  4. bikin telur asin nih :) pengalaman saya waktu sekolah dan alhamdulilah hasilnya pun gak mengecewakan enak :D

    ReplyDelete
  5. Wah lengkap banget dan edukatif ya Mbak rekreasinya. Pengin nyobain bikin telur asin, lauk fave-ku soalnya.

    ReplyDelete
  6. jadi pengen ngeteh aku mbak, biasane kalo sore2 sama budin godog. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. ntar yeee abis lebaran ngeteh sore2 lagi hehe

      Delete
  7. Sekolah kucica pikniknya seru2 yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi iya mi, emaknya juga jadi seseruan bertualang :D

      Delete
  8. Teh itu banyak ragamnya memang, dan paling mantap teh melati buatan tegal hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi bangga niihh sebagai orang pantura ya salman :D

      Delete
  9. ak upecinta teh nih mbak, asyik ya meracik teh sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba, teh tubruknya mantap...

      Delete
    2. iya mbaa teh tubruknya mantaap...

      Delete
  10. Hayuk kapan kita ngeteh2 bareng..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaa pengen kesana lagi, kopdar yuuk :)

      Delete
  11. adduuuuh...seru bangeeet ya mba..itu bisa bikin telur asin rame2 hehehe..mauuu..

    ReplyDelete
  12. Jadi pengen ngeteh, hem suasanya bikin ngangenin.. terus banyak makanan tradisionalnya juga mantap

    ReplyDelete
  13. Di tempat ini emang di perbolehkan untuk membuat teh sendiri.
    Bisa jadi edukasi nih. :)

    ReplyDelete
  14. itu yang kuning-kuning gulanya ya mbak? aku kira warnanya putih :D

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...