Wednesday, February 17, 2016

Liburan Murah-Meriah Ke Museum Transportasi TMII Jakarta

Dear Temans,

Pas liburan lalu, rencana kami mau main mau ke Sea World, sudah order vocer murce Groupon juga.
Eh, batal karena something. Melipirlah dakuw bawa anak-anak ke Taman Mini Indonesia Indah aka TMII Jakarta. Terutama Museum Transportasi TMII Jakarta.

Selain nggak terlalu jauh dari Bogor, tiketnya juga murah meriah hihi. Apalagi, Anak-anak juga belum pernah kesana. Sebelum berangkat, jangan lupa, mempersiapkan kamera digital untuk merekam momen-momen seru bersama bocah.

Museum Transportasi TMII Jakarta
Helikopter imut

Terakhir dakuw ke TMII jaman SD, Ingat banget deh sampai terpesona melihat museum yang berisi hadiah-hadiah pemimpin dunia untuk Presiden Indonesia. Ada ranjang terbuatdari batu giok, pedang emas, dan banyak lagi perabotan indah lainnya. Sampai mikir, Presiden Indonesia tuh kaya banget ya, wkwkw. Maklum, anak SD, bo.

Alhamdulillah TMII zaman sekarang tetap terawat ya.
Anjungannya juga semakin banyak. Ya iyalah, propinsi di Indonesia juga semakin banyak. Jadilah, propinsi baru anjungannya sederet, nggak menurut wilayah lagi hehe misalnya Propinsi Bangka Belitung, Sulawesi Barat, Tidak berdasarkan wilayah seperti lazimnya pengaturan anjungan. Nggak bisa diselipkan lagiii soalnya hehe.

Museum Transportasi TMII Jakarta
berfoto sebelum masuk ke bangunan utama
Berkeliling anjungan di TMII, bikin dakuw pengen banget bisa jalan-jalan keliling Nusantara.
Walau termasuk anak seribu pulau, masih banyak daerah di Indonesia yang belum dakuw kunjungi, hiks. Semangat, semangat, pasti ada jalannya untuk cewek sholehah sepertiku hahahaha.

Mungkin bagi orang Jakarta, TMII terlalu standar, biasa dan bahkan membosankan. Tapi, bagi orang daerah, apalagi dari luar Jakarta, atau bahkan luar Jawa, berkunjung ke TMII merupakan idaman. Contohnya iparku yang tinggal di Jambi, hehe. ia penasaran banget pengen tahu seperti apa sih TMII itu. Alhamdulillah, pas liburan lebaran, kami bisa mengajaknya kesana.

Museum Transportasi TMII Jakarta
para pilot GIA sedang bertugas
Alde paling excited diajak ke Museum Transportasi TMII.
Yup, Alde penggemar segala jenis kendaraan. Dia penggemar mobil-mobilan hotwheel dan segala jenis buku tentang mobil-mobilan dan alat transporatsi lainny. Waktu aku bayar tiket masuk saja, jilbabku ditarik-tarik ingin segera masuk dan melihat isi museum. Nggak henti-hentinya dia berteriak mengajakku masuk. Aduh, gagal deh jadi hijaber! Ni hijab mencong kiri-kanan.

Pertama, anak-anak naik pesawat Garuda asli yang sudah tua, hingga dijadikan pajangan di Museum.
Untuk naik ke anjungan Garuda, cukup membayar tiket 5000 saja. Sedangkan tiket untuk museum seharga 3500 perak. Benar-benar murah-meriah dan edukatif banget, karena anak-anak mendapat banyak ilmu pengetahuan baru disana.

Museum Transportasi TMII Jakarta
mau kemana ya kakak dan adik naik pesawat?
Setelah melepas sepatu, anak-anak boleh masuk ke dalam pesawat. Brr..dingin!
Suasananya benar-benar seperti pesawat Garuda. Hanya saja, kursinya tidak banyak. Anak-anak bisa duduk di kokpit, berkhayal jadi pilot. Asyiik! Alhamdulillah, Alde dan Nai sudah pernah naik pesawat, tapi mereka tetap excited lhooo.


Museum Transportasi TMII Jakarta
kereta api yang mengangkut bahan keperluan untuk perang tahun 1930
Puas naik Garuda Indonesia, anak-anak berfoto dengan helikopter SAR yang ternyata imut banget. Iya, soalnya agar bisa melakukan pengamatan udara dan blusukan ke daerah bencana ya. Tapi, kebayang gimana seramnya naik helikopter imut itu hihihi dasar emak parno. Puas dengan kendaraan udara, kami mlipir ke anjungan kereta api. Keren ya Museum Transportasi TMII ini segala ada jenis kendaraannya. Kecuali odong-odong, hehehe. Plak!

Kami lalu menaiki kereta api kepresidenanyang diparkir di halaman depan museum, dekat pintu masuk.
Disitu tertulis kereta ini pernah ditumpangi oleh Presiden Soekarno dalam perjalanan ke Yogyakarta. Untuk sistem pendinginnya, menggunakan es batu bo! Di sebelahnya, ada kereta bertuliskan merdeka atau mati, digunakan tahun 1930. Uhuk, suasananya agak gimana gitu pas naik, merinding akuuuh *mulai lebay hehe.

Museum Transportasi TMII Jakarta
kereta api kepresidenan RI masih utuh ya
Ya, rasanya terlempar ke masa silam.
Kebayang gimana suasana Indonesia zaman dahulu, mencoba merasakan aura Pak Soekarno menaiki kereta api itu. Apa yang dipikirkannya? Apa yang terjadi pada saat itu, bukankah Indonesia masih dalam keadaan belum stabil? Juga ketika menaiki kereta pejuang itu. Apa yang mereka rasakan selama dalam perjalanan? Bagaimana keadaan para pejuang? Ya, mungkin aku agak berlebihan, tapi tak terelakkan memikirkannya. Makanya, dakuw nggak betah berlama-lama disana. Pengen cepat turun, ngeri hehehe.

Museum Transportasi TMII Jakarta
Lihat Blue Bird jadul jadi ingat film Indonesia jaman dulu ya
Kami lalu memasuki bangunan utama, disana ada maket berbagai kendaraan yang bikin Alde jejeritan kegirangan. Ada pula mobil kuno seperti taksi Blue Bird jaman dulu, bahkan ada bus tingkat Jakarta yang penampakannya mirip bus London hihi, dakuw sempat mengira itu bus merahnya London lho hahaha. Setelah didekati dan dibaca dengan seksama, ternyata tulisannya jurusan Blok M. Tertipuu.

Emak dan Oma sudah mulai lapar,  para bocah nggak mau pulang. Hehe.
Krucuk-krucuk dah ini perut, kaki mulai terasa pegeel. Setelah nongkrong lama di museum, barulah kami mengunjungi anjungan Sulsel, berasa pulkam yak hehe. Juga mampir di anjungan Sumbar. jadi mupeng pengen ke Padang. Semoga terwujud melakukan perjalanan ke berbagai daerah di Indonesia tahun ini, aamiin.

Museum Transportasi TMII Jakarta
bus London jurusan Blok M hahaha
Ah, what a beautiful day. 
Semoga kalian makin cinta Indonesia ya, Nak setelah menjelajahi Museum Transportasi TMII.
Bisa sekolah yang tinggi dan juga menjelejahi Indonesia juga dunia, agar makin bertambah kecintaan kalian pada-Nya, aamiin! Love you, kiddos..

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...